oleh

Bela Diri Diawali Mengasah Diri, Pépéling ala Ikamugenci

KAPOL.ID – Puluhan anak muda tampak serius mengikuti latihan pencak silat, Selasa, (27/10/2020) di sebuah Madrasah kampung Genteng Kel Cilamajang Kec Kawalu Kota Tasikmalaya.

Latihan dimulai sekitar pukul 21.00 dimulai dengan penyampaian amanat bijak oleh pelatih berupa ‘pepeling’ dari perintis seni tradisi ini yang harus disampaikan secara turun temurun. Dilanjutkan dengan Tawasul, mendo’akan para leluluhur kampung yang telah mewariskan seni tradisi ini.

“Generasi kini jangan sampai melupakan sejarah bahwa Kampung ini dulu terkenal dengan jawara silat, alm Uwa Jaka adalah Sang Maestro Pencak Silat Cimande asal Kampung ini, dan Seni Silat di kampung ini menjadi tradisi seni budaya yang turun temurun” ujar Idris Sardi yang rutin melatih pencak silat seminggu dua kali.

“Bela diri itu adalah pertahanan terakhir, selama masih ada jalan musyawarah dan kekeluargaan, maka pakailah jalan itu” ujar Ahmad Gojin, Guru Besar Perguruan Pencak Silat Jaka Saputra.

“Ini ada dua kategori, anak-anak sama dewasa, kalo anak-anak usia SD latihannya sore hari” Aris, Ketua Divisi Minat dan Bakat Ikatan Muda Mudi Genteng Cilamajang (Ikamugenci).

Sementara Ridwan Ketua Divisi Seni dan Budaya menambahkan, “ini adalah salah satu langkah kecil kami sebagai upaya melestarikan warisan budaya nusantara, anak muda sekarang harus melanjutkan estafet sejarah ini.” “omat ulah nepi ka jati kasilih ku junti” Husna, Divisi Komunikasi dan Informatika.

Tepat pukul 23.00 latihan berakhir. Suasana keakraban dan kegembiraan tampak dari raut wajah-wajah anak muda yang sepuluh sampai duapuluh tahun kemudian masa depan negeri ini ada ditangan mereka.

Melihat dari progres kegiatan selama ini memang kepemudaan yang berada di Kelurahan Cilamajang Kecamatan Kawalu ini patut diapresiasi. “Setiap kegiatan pasti ada biaya operasionalnya, selama ini masih diperoleh dari swadaya pemuda, mereka patungan.” Fikri, Ketua Umum Ikamugenci.[luqman]

Komentar