KANAL

CIANJUR: 48 Warga Sukaluyu Terjangkit DBD, Sejak Januari-November 2023

×

CIANJUR: 48 Warga Sukaluyu Terjangkit DBD, Sejak Januari-November 2023

Sebarkan artikel ini
Istimewa*

KAPOL.ID – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sukaluyu mencatat sebanyak 48 orang warga Kecamatan Sukaluyu terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) dari Januari sampai November 2023.

“Ada 16 orang diantaranya anak dibawah usia 15 tahun,” kats Pj Pengembangan dan Surveilen Puskesmas Sukaluyu, R Asep Sumarjo.

Ia mengatakan, dari sepuluh Desa di Kecamatan Sukaluyu ada tujuh Desa yang terdata terserang DBD.

“Ada tujuh Desa yang terlaporkan warganya terserang DBD dengan jumlah 48 orang. Desa Sukamulya terbanyak dengan total 29 warga,” Kata dia, Rabu (6/12/2023).

Menurutnya, data jumlah tersebut hasil laporan dari Desa dan Rumah Sakit di Kabupaten Cianjur.

“Jumlah itu yang terdata di Puskesmas Sukaluyu, hasil dari laporan warga, Desa dan Rumah Sakit yang ada di Cianjur,” ujar dia.

Setiap menerima laporan, lanjut Asep, pihak Puskesmas Sukaluyu langsung melakukan pengecekan didampingi lintas program dengan Pemeriksaan Epidemiologi (PE) dan Penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Dengan didampingi Kepala Puskesmas, Promkes, Kesling dan Surveilen melakukan pengecekan PE dan Sosialisasi PSN dengan mengutamakan 3MPlus,” katanya.

Dia mengungkapkan, untuk saat ini diutamakan penyuluhan dan sosialisasi, untuk fogging tidak terlalu diutamakan karena tidak terlalu efektif.

“Fogging tidak terlalu efektif, karena hanya membunuh dan mengusir nyamuk dewasa tidak sampai jentiknya. Tapi bila warga meminta dan membutuhkan fogging kami akan berkoordinasi dengan Desa dan Dinas Kesehatan Cianjur,” tuturnya.

Menurut Asep, biasanya lonjakan terjadi di musim hujan. Namun, belum ada lonjakan terjadi. Saat ini Puskesmas mengimbau agar para warga melakukan pencegahan dengan mengutamakan PSN 3MPlus.

“Kesadaran masyarakat dalam pencegahan masih minim dan selalu menunggu kalau ada yang terserang DBD. Jadi kita terus imbau agar warga melakukan pencegahan,” pungkasnya.***