Dampak Refocussing; Anggaran Pelatihan Kebencanaan Minim

  • Bagikan
Toriq Hidayat menegaskan bahwa akibat refocussing anggaran untuk berbagai pelatihan menjadi minin, karena terus dipangkas. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID—Basarnas baru mampu melakukan pelatihan dan pembinaan tanggap darurat bencana secara internal. Salah satunya Pembinaan Potensi Dasar pada Bidang Teknik Pertolongan di Ketinggian.

Pembinaan ini berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (6-8/9/2021), yang berlokasi di Kantor SAR Bandung, Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya. Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengemukakan bahwa sejatinya tugasnya juga membina masyarakat secara umum.

“Pelatihan terhadap masyarakat itu memang tugas kami, tetapi memang karena adanya keterbatasan, sehingga belum bisa kami implementasikan,” terang Deden.

Basarnas sendiri, lanjut Deden, bukan berarti tidak berupaya. Pihaknya tetap menjajaki dengan memberikan edukasi, diseminasi, termasuk pembekalan di tengah keterbatasan tersebut.

Mengedukasi masyarakat sangat penting, karena bagi Basarnas justru masyarakat lah rescuer pertama, apalagi mereka yang berada di wilayah rawan bencana. Lain halnya dengan petugas yang perlu waktu dan proses sebelum sampai di lokasi.

“Mau tidak mau dan suka tidak suka, sebagai rescuer pertama masyarakat perlu diberi pelatihan kemampuan, minimal untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya dan kemudian lingkungannya,” tandasnya.

Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil XI, Toriq Hidayat sepakat dengan Deden bahwa bencana merupakan masalah bersama, termasuk masyarakat luas. Karena itu, ke depan sangat mungkin dilakukan pelatihan terhadap masyarakat.

“Yang menentukannya nanti Basarnas, terutama yang berkaitan dengan masalah anggaran. Saya kira Basarnas lebih paham,” ujar Toriq.

Toriq menegaskan bahwa untuk sekarang ini sangat berat untuk melaksanakan pelatihan terhadap masyarakat, karena terkendala minimnya anggaran. Dalam satu tahun, katanya, pemerintah mengalami sampai empat kali refocussing anggaran.

“Ketika terjadi refocussing, anggaran itu terus dipangkas sehingga berdampak pada acara-acara seperti ini juga. Nanti kita bicarakan di sana (DPR RI). Tugas saya untuk menyampaikan aspirasi sampai aspirasi ini bisa gol. Tapi tentu saja ini harus didukung dengan kekuatan atau kemampuan anggaran,” tandasnya.

  • Bagikan