oleh

Hari Terakhir Penilaian Lomba Kampung Sehat, Pemenang Diumumkan di Hari Kesehatan Nasional

KAPOL.ID–Proses penilaian lomba kampung sehat Kabupaten Tasikmalaya berakhir Senin (26/10/2020). Sebanyak delapan tim penilai, dengan masing-masing beranggotakan enam orang, menyebar ke berbagai kecamatan.

Masing-masing kecamatan mempunyai duta kampung sehat sendiri. Kecamatan Leuwisari, misalnya, dutanya adalah Kampung Cipeundeuy, Desa Linggamulya. Kampung inilah jura kampung sehat tingkat Kecamatan Leuwisari, beberapa waktu silam.

“Kita jadi juara kampung sehat se-Kecamatan Leuwisari kuncinya cuma dua: doa dan usaha. Tentu saja harapan kita masyarakat selalu sehat, baik jasmani maupun rohani. Mengingat ini sebuah kompetisi, tentu saja sekarang juga kita berharap menjadi pemenang,” ujar Kepala Desa Linggamulya, Lucky Firdaus.

Aspek penilaian kampung sehat sendiri, menurut Ketua Tim Penilai, Yayah Wahyuningsih, mencakup berbagai sektor kehidupan. Karena sejatinya kampung sehat merupakan embrio bagi Kabupaten Tasikmalaya Sehat.

“Untuk itu, maka harus sehat secara paripurna; sehat pendidikan, keagamaan, sosial, budaya, ekonomi, termasuk kesehatan itu sebdiri. Makanya tim ini dibagi menjadi eman orang. Masing-masing memegang bidangnya sendiri,” terang Yayah.

Yayah melanjutkan bahwa satu tim penilai (juri) berwenang menilai sebanyak lima kecamatan, untuk dipilih satu atau dua di antaranya sebagai rekomendasi ke tingkat kabupaten. Maka, meninjau langsung lokus kampung sehat menjadi penting, sebagai bahan menguatkan argumentasi juri saat pleno.

“Rencananya, tanggal 4 November nanti kita akan pleno untuk menentukan kampung mana yang akan kita rekomendasikan ke tingkat kabupaten. Pemenangnya sendiri nanti diumumkan pas hari kesehatan nasional (12 November),” tandas Yayah.

Atas keikutsertaan Kampung Cipeundeuy sebagai duta kampung sehat Kecamatan Leuwisari, Camat Leuwisari, Wawan Sahawan sangat berharap dutanya keluar sebagai juara. Karena secara natural Kampung Cipeundeuy memang sudah mencerminkan kampung sehat.

“Selain itu, karena kesadaran masyarakatnya sendiri akan hidup sehat itu sudah baik. Beginilah adanya. Kampung ini tidak dibuat-buat, jadi juara se-Kecamatan Leuwisari juga secara natural,” tandas Wawan.

Komentar