Irigasi Ciramajaya Butuh Normalisasi, Sudah Terlalu Parah oleh Sedimentasi

  • Bagikan
Massa aksi menjejali ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

KAPOL.ID–Setalah mendapat respon dari Wakil Bupati Tasikmalaya, massa aksi dari Kecamatan Tanjungjaya bergeser ka gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Tempat duduk ruang paripurna DPRD pun penuh.

Massa yang menuntut perhatian pemerintah atas perbaikan irigasi Ciramajaya tersebut disambut oleh pimpinan DPRD dan perwakilan PSDA Ciwulan-Cilaki, Senin (29/11/2021). Dengar pendapat pun berlangsung.

Baca juga: Ke Mana Perginya Anggaran Perbaikan Irigasi Ciramajaya?

Merespon keluhan warga Tanjungjaya, Kasi Irigasi pada UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki, Isom Saipudin mengemukakan bahwa pihaknya sudah mengecek irigasi Ciramajaya, baik primer maupun sekunder. Hasilnya, Isom menilai bahwa kondisi sedimentasi aliran irigasi sudah sudah sangat parah.

Keluhan warga Tanjungjaya sendiri memang soal aliran air. Dampak dari kerusakan irigasi Ciramajaya tersebut, sedikitnya pesawahan di empat desa mengalami kekeringan belasan tahun. Petani tidak bisa menanam padi. Selain ilalang, lahan paling bisa ditanami singkong.

Baca juga: Wakil Bupati Tasik Upayakan Solusi Perbaikan Irigasi Ciramajaya

“Untuk memulihkannya, setidaknya harus dilakukan normalisasi. Tetapi, kami di UPTD, hanya bisa melakukan pemeliharaan. Sementara kebijakan perbaikan dan normaliasi kewenangan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat,” terang Isom.

Sekalipun demikian, kata Isom, pihaknya tetap akan berusaha mencarikan solusi. Yaitu mendorong perbaikan dan normalisasi dengan berbekal surat rumusan bersama antara Wakil Bupati, DPRD Kabupaten Tasikmalaya, dan masyarakat Kecamatan Tanjungjaya.

“Ya kami akan membawa surat ini ke pimpinan di dinas. Mudah-mudahan mendapat perhatian. Apalagi katanya Pak Wakil Bupati bakal langsung menyampaikan suratnya ke Gubernur Jawa Barat,” Isom menandaskan.

  • Bagikan