Kesadaran Vaksinasi Meningkat, Persediaan Vaksin Kurang

  • Bagikan
Jurnalis menjadi salah satu pihak yang penting menjalani vaksinasi. Karena selain mobilitasnya tinggi, juga sering bersentuhan dengan lingkungan rawan terpapar Covid-19. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID–Proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya terus berlangsung. Bahkan sudah menyasar masyarakat umum. Tujuannya menciptakan herd immunity atau kekebalan bawaan. Dalam kata lain, memperbanyak orang yang kebal terhadap penyakit menular.

Ketua Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi mengemukakan bahwa pihaknya mensyukuri tingkat pemahaman masyarakat terhadap vaksin. Padahal narasi negatif terkait vaksin Covid-19 tersebar melalui media sosial.

“Alhamdulillah untuk vaksinasi ini masyarakat sudah mulai paham. Jadi dengan sadar mereka mau berbondong-bondong ke pelayanan vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas, GOR desa atau kecamatan, dan tempat lainnya. Per hari ada 1.800 orang yang divaksin,” terang Atang.

Demi kelancaran dan percepatan vaksinasi, lanjut Atang, Satgas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya bekerja sama juga dengan lembaga lintas sektoral seperti TNI dan Polri. Misalnya Polri melaksanakan vaksinasi massal hingga level Polsek, pada saat memperingati Hari Bhayangkara ke-75.

“Bahkan kita juga akan bekerjasama dengan kejaksaan, yang insya Allah akan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bakti Adhiyaksa. Kita juga harus memastikan bahwa vaksin ini gratis. Tidak boleh ada satu pun masyarakat yang dipungut biaya,” lanjut Atang.

Sekalipun demikian, proses vaksinasi bukan tanpa hambatan. Kata Atang, meski secara persentase sudah melebihi target, kecuali Lansia, tapi jumlah warga yang belum divaksin masih banyak. Sementara pihaknya mesti menunggu kiriman dari pemerintah provinsi dan pusat.

“Tinggal kendalanya sejauh mana pemerintah provinsi dan pusat memberikan suplay kepada kabupaten/kota. Karena vaksinnya jadi kurang. Karena kebutuhan atau antusiasme masyarakat sudah kelihatan, sadar akan vaksin. Yang terakhir itu kita dapat vaksin sebanyak 7.000 dosis,” Atang menandaskan.

  • Bagikan