Pelantikan Kades Terpilih di Garut Dilaksanakan Secara Virtual

  • Bagikan

KAPOL.ID – Pilkades serentak di Kabupaten Garut telah selesai dilaksanakan. Kini tinggal menunggu tahap akhir yaitu pelantikan.

Mengingat pelantikan kades selalu dibanjiri masa para pendukung, sementara hingga saat ini masa pandemi Covid-19 belum juga bisa diprediksikan kapan akan berakhir, maka sesuai dengan perintah Mendagri, acara pelantikan sejumlah Kades terpilih akan dilangsungkan secara virtual.

Dalam pelaksanaan nanti kata Bupati Garut Rudy Gunawan, seluruh kepala desa yang terpilih beserta istri-istrinya akan berkumpul di Kantor Kecamatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Aturan tersebut lanjut Rudy, sesuai dengan perintah Mendagri yang mengharuskan pelaksanaan pelantikan para kepala desa dilaksanakan secara virtual.

“Karenanya, kami juga telah mewanti-wanti kepada para camat agar bisa melakukan pengawasan yang ketat untuk menjaga kemungkinan adanya arak-arakan dari para pendukung kepala desa yang terpikih, atau kemungkinan terjadinya kerumunan-kerumunan masa di tiap kecamatan,” tutur Rudy, di Gedung Command Center Kabupaten Garut, Senin (26/7/2021).

Tidak hanya itu lanjut Rudy, dalam pelaksanaannya nanti, seluruh rangkaian acara pun akan dipadatkan, atau paling lama 45 menit dan setelah itu, para kepala desa dipersilahkan kembali pulang.

Disaat itulah tambah Rudy, diperlukan adanya koordinasi yang baik antara para camat dengan anggota kepolisian Sektor juga anggota TNI dari Koramil masing-masing, untuk memberi pengawalan sekaligus pengamanan.

Tujuannya supaya para pendukungnya pun bisa langsung pulang tanpa ada kesempatan untuk melaksanakan arak-arakan dijalan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Rena Sudrajat menerangkan, terdapat sebanyak 215 Kades terpilih hasil Pilkades tahap 2 gelombang 1 yang akan mengikuti pelantikan nanti, ditambah satu orang hasil PAW (Pergantian Antar Waktu).

“Selain itu ada dua orang calon kades terpilih yang dinyatakan meninggal dunia, yaitu dari Desa Sakawayana Kecamatan Malangbong dan Desa Sirnagalih Kecamatan Bayongbong. Sebagai penggantinya telah ditunjuk Penjabat (Pj) dari PNS sampai menunggu Pilkades serentak gelombang berikutnya,” terang Rena.***

  • Bagikan