KAPOL.ID – Menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung bergerak cepat melakukan langkah antisipatif.
Masa libur yang berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Januari 2026, diprediksi bakal membuat stasiun-stasiun di wilayah Daop 2 dipadati penumpang.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengungkapkan, pihaknya berkomitmen memberikan layanan optimal agar perjalanan masyarakat tetap nyaman dan lancar.
”Kami telah menyiapkan operasional KA secara maksimal, termasuk menambah rangkaian pada kereta tertentu guna meningkatkan kapasitas angkut,” ujar Kuswardojo, Kamis (15/1/2026).
Untuk mengakomodasi tingginya minat warga yang ingin bepergian ke kota-kota tujuan favorit, Daop 2 Bandung menyiagakan 25 perjalanan KA Reguler setiap harinya.
Tak hanya itu, KAI juga menambah kapasitas dengan menyisipkan 2 kereta kelas eksekutif pada beberapa rangkaian KA Jarak Jauh, di antaranya:
KA (68) Malabar: Untuk keberangkatan tanggal 15, 16, 17, dan 18 Januari 2026.
KA (135) Parahyangan: Khusus keberangkatan tanggal 17, 18, dan 19 Januari 2026.
”Dengan tambahan ini, total tempat duduk yang kami sediakan mencapai 67.410 kursi selama periode libur panjang ini,” tambahnya.
Mengingat antusiasme yang tinggi, Kuswardojo mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket.
Masyarakat disarankan melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi, atau mitra penjualan resmi lainnya.1
”Kami berharap pelanggan hadir lebih awal di stasiun dan teliti melihat jadwal keberangkatan di tiket. Hal ini penting demi keamanan dan kenyamanan bersama selama di perjalanan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, KAI Daop 2 Bandung terus memastikan kesiapan sarana, prasarana, hingga SDM di lapangan agar momen libur panjang ini berjalan tanpa kendala berarti. ***












