KAPOL.ID –
Massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Tasikmalaya turun ke jalan, Kamis (24/2/2022).
Mereka mendatangi Gedung DPRD Kota Tasikmalaya untuk menyampaikan aspirasinya terkait pelayanan RSUD dr Soekardjo.
Bahkan sempat membakar ban sambil berorasi serta doa bersama, juga melakukan aksi teatrikal di pintu masuk gedung.
“Pelayanan di RSUD harus dievaluasi. Rumah sakit hari ini tidak memperhatikan kebersihan.”
“Dan malah menjadi sumber penyakit baru,” ucap Koordinator Aksi, Heru Muhtar.
Ia juga banyak mendapat laporan terkait pengangkatan pegawai yang tak sesuai dengan kualifikasi kemampuan.
Serta menduga banyak permainan dari perekrutan yang berjalan sejak bertahun-tahun ke belakang.
“Akibatnya kuantitas SDM tidak sebanding dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.”
“Kami kecewa wali kota, sekda dan direktur RSUD tidak hadir. Jangan kaget jika jumlah massa nanti lebih besar,” katanya.
Para mahasiswa tersebut akhirnya membubarkan diri dengan kendaraan masing-masing menjelang petang hari.***












