KAPOL.ID – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo, S.I.P. mengatakan, ada dua peristiwa penting yang selalu dikenang bagi Insan TNI AU.
Pertama, adalah bagaimana para pejuang AU pada 29 Juli 1947 dalam serangan udara di tiga kota pendudukan Belanda di Ambarawa, Semarang, dan Salatiga, yang dilaksanakan dari pangkalan udara yang sekarang Lanud Adisutjipto Yogyakarta, menggunakan tiga pesawat bekas rampasan Jepang.
Pada waktu itu Angkatan Udara kita baru berdiri satu tahun, negara kita juga baru dua tahun.
Sehingga, masih minim dan penuh keterbatasan, namun dengan menggunakan pesawat rampasan Jepang serta semangat yang luar biasa, Tiga Kadet Penerbangan menjaga esensi Republik Indonesia.
“Kadet penerbangan kala itu masih Siswa, tetapi memiliki semangat luar biasa, sehingga dapat menunjukkan kepada internasional bahwa TNI AU itu eksis,” tegas Danseskoau pada kegiatan Hari Bakti TNI AU Ke-75, Sabtu malam, (30/7/2022), di Apron Base Ops Lanud Husein Sastranegara Bandung.
Lebih lanjut Danseskoau mengungkapkan, saat itu ada satu peristiwa penting yang dilaksanakan subuh saat serangan.
“Namun sore harinya pesawat Dakota VT-CLA ditembak jatuh, dan tiga tokoh TNI AU gugur di dalam pesawatnya,” ungkapnya.
Ini menimbulkan semangat bagi generasi AU sehingga pesan yang disampaikan kepada Insan Dirgantara Prajurit Langit Tentara Langit adalah, bagaimana kita memaknai semangat para pendiri dan pejuang AU untuk menjaga eksistensi Negara kesatuan Republik Indonesia.
“Itu yang sangat penting yang harus selalu kita ingat bersama,” pungkas Danseskoau.
Danseskoau Marsda TNI Minggit Tribowo memberi sambutan di atas panggung salah satu program TV Swasta “Lapor Pak” mengatakan, TNI AU setiap tanggal 29 Juli memperingati hari bakti.
Sedangkan Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia D, S.T., M.M., M.Han, sebelum acara Live “Lapor Pak” berlangsung mengatakan, Hari Bakti TNI AU Ke-75 di Lanud Husein Sastranegara dimeriahkan kegiatan olah raga dirgantara.
“Olah raga dirgantara merupakan hal yang menarik bagi masyarakat Kota Bandung,” ucapnya.
Ia melihat masyarakat Kota Bandung sangat antusias untuk menikmati berbagai atraksi kedirgantaraan di Lanud Husein Sastranegara, masyarakat rindu dengan olah raga dirgantara yang selama hampir tiga tahun nyaris tidak diadakan karena pandemi Covid-19.
Peringatan Hari Bakti TNI AU Ke-75 di Lanud Husein Sastranegara diisi berbagai kegiatan sosial dan lomba.
Diantaranya, pembagian sembako, lomba mewarnai tingkat anak, lomba Photography, Zumba, panggung hiburan musik dan Program Live Lapor Pak.
***






