KAPOL.ID –
Pemkot Tasikmalaya secara maraton bersama BNN Kota Tasikmalaya melakukan tes urine ASN (aparatur sipil negara).
Sebanyak 150 ASN diambil sampel di Lobi Balai Kota Tasikmalaya usai apel, Selasa (21/3/2023) pagi.
“Total ada 150 PNS yang mengikuti tes urine. Alhamdulillah negatif semua dan tak ada yang mengandung tujuh indikator narkoba,” jelas Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan.
Ia mengatakan, ASN tidak diperkenankan masuk ke ruangan kerja di Gedung Balai Kota sebelum mengikuti tes urine.
Hal tersebut untuk memastikan para pegawai terbebas dari bahaya narkoba.
“Kemarin eselon II dan III juga sudah, Alhamdulillah hasilnya semua negatif. Tes ini untuk mengetahui ASN dan non ASN yang masih aktif memakai narkoba,” ucapnya.
Pihaknya juga tak akan segan-segan memberikan sanksi tegas jika ada yang kedapatan memakai narkoba.
“Kalau ada yang ditemukan lagi, akan diproses sanksi tegas. Tak ada ruang bagi pegawai yang kedapatan mengonsumsi narkoba di Pemkot Tasikmalaya,” tegasnya.
Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota merilis perkembangan kasus narkoba terkait dengan Pejabat Kota Tasikmalaya, Kepala Bapelitbangda berinisial AA.
Dari hasil tes urine positif amphetamine, tiga didiantaranya merupakan ASN di Kantor Bapelitbangda.
“Satu orang ASN di lingkup wilayah Kecamatan Cibeureum,” kata Kasatresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota, AKP Ikhwan.***










