KANAL

Tangani Inflasi, Pemkot Tanami Cabai di Lahan Tidur Pemakaman

×

Tangani Inflasi, Pemkot Tanami Cabai di Lahan Tidur Pemakaman

Sebarkan artikel ini
Prosesi penanaman cabai di lahan pemakaman umum TPU Aisha Rasida Tamansari Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu.*

KAPOL.ID –
Penanganan inflasi di Kota Tasikmalaya terus digenjot. Peluncuran berbagai program dan sidak ke pasar terus berjalan.

Teranyar, Pemerintah Kota Tasikmalaya menanam cabai merah bersama dengan kelompok tani. Tak tanggung-tanggung, lahan tidur di pemakaman TPU Aisha Rasida ikut dimanfaatkan.

“Kita tahu cabai ini selalu memiliki andil inflasi. Terutama menjelang hari besar, makanya kita antisipasi sejak dini,” ucap Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah, akhir pekan lalu.

Penanaman komoditi cabai merah, jelas dia, rencananya memanfaatkan 1 hektar lahan pemakaman yang belum terpakai. Pengelolaan bekerjasama dengan tujuh kelompok tani setempat.

“Kejaran kita nanti hasil panennya saat Iduladha. Minimal kita punya cadangan stok lain selain yang beredar di pasaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Peternakan dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya, Adang Mulyana mengatakan, ada tujuh kelompok tani yang terlibat.

Setidaknya ada 18 ribu pohon cabai yang akan ditanam di lahan seluas satu hektar. Dari total keseluruhan lahan makam 8 hektar.

“Lahan di sana kan tanah merah, butuh perlakuan khusus. Ada treatment dahulu. Kita minta bantuan kampus Unsil untuk mengecek kesuburan tanah,” jelasnya.

Ia berharap, upaya tersebut dapat mengantisipasi kenaikan harga cabai pada Iduladha seiring dengan peningkatan permintaan.

Kemudian jika dari satu pohon tanaman dapat menghasilkan 0,5 kg cabai jika dikalikan dengan jumlah pohon yang ditanam, berarti di kisaran 10 ton.

“Kurang lebih 9 ton cabai merah, dapat memasok ke pasar. Ketika pasokan banyak, otomatis harga juga stabil dan tidak memberikan andil berarti terhadap inflasi,” ucapnya.***