KAPOL.ID –
Band Hindia melalui liriknya yang kontroversial bagi sebagian kalangan, akhirnya batal manggung di Ruang Bermusik Tasikmalaya. Setelah elemen pemerintah duduk satu meja dengan promotor serta pemuka agama.
Konser Ruang bermusik di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya bakal menghadirkan Maliq & D’Essentials, Nadin Amizah, Feast, Wisnu Santika, RK1, Adnan Veron X HBRP, dan Perunggu.
“Demi menjaga keberlangsungan acara, kami akhirnya memutuskan untuk menurunkan Hindia dan Lomba Sihir dari lineup.”
“Yang terpenting adalah acara tetap berlangsung,” ujar promotor konser Ruang Bermusik, Rizki Ginanjar Saputra, usai pertemuan dengan Korkopimda Plus, Selasa kemarin.
Penjualan tiket masih berlangsung, termasuk secara on the spot. Selama dua hari acara, setidaknya ada 7.000–8.000 tiket yang disediakan.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menuturkan, hasil pertemuan ini juga diikuti semua unsur, termasuk ormas Islam dan promotor.
“Kelompok atau unsur manapun tidak boleh menghentikan event yang telah mendapatkan izin resmi. Pemerintah dan Forkopimda akan hadir memastikan acara berjalan lancar,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi menuturkan, pihaknya siap mengawal proses perizinan konser hingga tuntas.
“Kami akan berikan rekomendasi dan mengawal izin konser Ruang Bermusik sampai ke Polda. Seperti konser yang kemarin baru kami izinkan H-1, tak ada yang sulit selama diinformasikan dengan jelas,” tegas Kapolres.
Pihak Lanud Wiriadinata Tasikmalaya sendiri akan menunggu proses perizinan keluar sebelum digunakan untuk konser.
“Kami akan mengikuti proses (perizinan) dari Polda untuk pelaksanaan konser,” ucapnya.
Seperti diketahui, Konser Ruang Bermusik sempat menjadi polemik atas band Hindia yang dianggap sejumlah pihak memiliki lirik yang berisiko. ***












