BIROKRASI

Mahasiswa UMM Laksanakan PMM KKN Berdampak di Kelurahan Samoja, Usung Digitalisasi Layanan Publik

×

Mahasiswa UMM Laksanakan PMM KKN Berdampak di Kelurahan Samoja, Usung Digitalisasi Layanan Publik

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID — Lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melaksanakan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) KKN Berdampak 2025 di Kelurahan Samoja, Kota Bandung.

Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan, mulai 21 Juli hingga 20 Agustus 2025 ini, dikemas dalam sebuah tim bernama Project SUARASA.

Dalam program kerja (proker) yang mereka usung, tim ini mengembangkan sebuah inovasi digital bernama SUARASA MAPAN (Mapping Kelurahan Digital dan Pelayanan Andalan).

Proyek ini berfokus pada digitalisasi proses alur pelayanan administrasi di Kelurahan Samoja serta penyediaan informasi publik yang lebih mudah diakses oleh warga.

Salah satu wujud nyata dari program tersebut adalah pembuatan QR Code yang ditempatkan di titik-titik strategis, seperti ruang pelayanan kelurahan, rumah ketua RW, dan fasilitas umum lainnya.

Ketika dipindai, QR Code ini akan mengarahkan pengguna ke tautan khusus berisi berbagai informasi penting, mulai dari buku profil kelurahan, peta digital wilayah, prosedur administrasi pelayanan, hingga kolom saran dan masukan yang langsung terhubung dengan pihak kelurahan.

Tak hanya itu, tim SUARASA juga merancang peta digital Kelurahan Samoja yang akan dicetak dalam ukuran besar dan dipasang di depan kantor kelurahan.

Peta tersebut menampilkan lokasi-lokasi strategis seperti sekolah, tempat ibadah, kantor kelurahan, serta titik penting lainnya. Visual peta dibuat semenarik mungkin agar mudah dipahami tidak hanya oleh warga, tetapi juga oleh pengunjung dari luar wilayah.

Menariknya, proker SUARASA MAPAN ini berkesinambungan dengan program yang sedang digarap oleh pihak kelurahan, yakni penyusunan buku profil tiap RW.

Hal ini membuat inisiatif mahasiswa UMM tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan sekaligus antusiasme warga Samoja.

“Kebetulan sekali apa yang kami lakukan sejalan dengan program kelurahan. Jadi secara tidak langsung kami berkolaborasi untuk mendukung pelayanan publik yang lebih transparan dan mudah diakses,” ujar perwakilan Tim SUARASA.

Apresiasi juga datang dari pihak kelurahan. Prabu, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Samoja, menilai program ini sangat membantu kinerja staf kelurahan.

“Beberapa hal yang patut diapresiasi dari mahasiswa adalah mapping kelurahan, yang memetakan titik strategis di Samoja. Termasuk penyusunan profil kelurahan dan RW, program ini sangat bermanfaat bagi kami,” jelasnya.

Senada dengan itu, Pupuh, Lurah Kelurahan Samoja, turut memberikan apresiasi.

“Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa UMM yang telah menerapkan ilmu perkuliahan ke dalam praktik nyata di kelurahan kami. Semoga pengalaman ini bisa menjadi bekal berharga untuk diterapkan di kampus, daerah asal, maupun di dunia kerja nanti,” ujarnya.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Samoja semakin mudah mendapatkan informasi terkait layanan dan profil wilayah, sekaligus memiliki ruang partisipasi melalui fitur saran yang tersedia. ***