KAPOL.ID — Di tengah maraknya kekisruhan aksi demontrasi yang terjadi di Indonesia belakangan ini, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Kecamatan Jatinangor peringati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus do’a bersama untuk keselamatan Negeri.
Kegiatan tersebut, dilaksanakan di mesjid Al-huda Jatinangor yang di hadiri oleh jajaran kepengurusan MWCNU, badan otonom NU, para Kepala Desa, juga anggota DPRD Kabupaten Sumedang.
Ketua MWCNU Kecamatan Jatinangor, Kiai Dikdik dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sudah menjadi rutinitas di KBNU Jatinangor.
“Sebagai orang nahdliyin, yang notabene nya suka mengamalkan amaliyah sunah-sunah Rosul, memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sudah menjadi kewajiban bagi kami,” tuturnya.
Dikatakan, kita sering membaca firman Allah yang berbunyi Innalloha wamalaaikatahu yusholluuna alannabi (Sesungguhnya Allah SWT dan Malaikatnya bersholawat Kepada Nabi muhammad SAW), Allah saja dan malaikat bersholawat, masa kita sebagai ummatnya Kanjeng nabi Muhammad SAW tidak memperingati keagungannya dengan bersyukur dan bersholawat!.
“Itulah yang menjadi dasar kita Keluarga Besar Nahdlatul Ulama di Jatinangor mewajibkan memperingati maulid nabi,” tegasnya.
Selain dari pada itu, kegiatan peringatan maulid nabi ini, kata kiyai dikdik, sembari mendo’akan negara kita yang sedang tidak baik-baik saja.
“Untuk itu, saya mengingatkan kepada seluruh kader NU yang ada di Sumedang khususnya di Jatinangor, sesuai intruksi PBNU jangan sampai kita terprovokasi,” imbuhnya.
Beliau berharap, jangan ada sedikitpun kerusakan fasilitas umum di Jatinangor, percayakan semuanya kepada penegak hukum dan selaku warga NU harus mampu menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing. ***












