KAPOL.ID – PT KAI Commuter mencatat adanya potensi peningkatan jumlah pengguna jasa selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di wilayah operasional KAI Commuter Wilayah 2 Bandung.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan periode angkutan Nataru telah dimulai sejak 18 Desember 2025 dan akan berlangsung selama 18 hari hingga 4 Januari 2026.
“Untuk KAI Commuter Wilayah 2 Bandung, kami memproyeksikan adanya peningkatan volume penumpang sekitar 3 persen pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025 – 2026,” kata Karina, di Stasiun Bandung, Senin, (29/12)
Pada angkutan Natal tahun sebelumnya, KAI Commuter Wilayah 2 Bandung melayani sebanyak 1.136.000 penumpang. Sementara pada periode Nataru tahun ini, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sedikitnya 1.176.000 orang.
Dari sisi operasional, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 58 perjalanan kereta api setiap harinya. Rinciannya meliputi 38 perjalanan Commuter Line Bandung Raya, 10 perjalanan Commuter Line Walahar, 6 perjalanan Commuter Line Cibatu – Garut, serta 4 perjalanan Commuter Line Jatiluhur.
Terkait pengaturan kapasitas, KAI Commuter menerapkan batas okupansi maksimal sebesar 150 persen untuk Commuter Line Bandung Raya, Walahar, dan Jatiluhur.
Sementara untuk Commuter Line Cibatu -Purwakarta, pengaturan okupansi dibedakan berdasarkan jarak tempuh.
“Untuk tiga perjalanan dengan jarak tempuh di atas 100 kilometer, okupansi dibatasi maksimal 120 persen. Sedangkan perjalanan dengan jarak tempuh di bawah 100 kilometer, okupansi maksimal mencapai 150 persen,” jelas Karina.
Selain itu, KAI Commuter menyiagakan lebih dari 696 personel yang ditempatkan di seluruh stasiun. Personel tambahan juga disiagakan di posko layanan untuk membantu penumpang di stasiun-stasiun dengan tingkat kepadatan yang cukup tinggi.
Karina mengungkapkan, rata-rata volume penumpang harian di Wilayah 2 Bandung pada hari kerja mencapai sekitar 45.000 orang per hari. Sementara pada akhir pekan, jumlah penumpang meningkat hingga sekitar 67.000 orang per hari.
“Kami memprediksi peningkatan volume penumpang masih akan terjadi hingga akhir pekan ini, seiring dengan masa libur sekolah dan aktivitas masyarakat yang meningkat,” ujarnya.
Untuk mendukung kenyamanan penumpang, KAI Commuter juga menambah sejumlah fasilitas di stasiun-stasiun padat. Di antaranya pemasangan tenda tambahan di Stasiun Bandung dan Stasiun Purwakarta, penambahan kursi tunggu, serta penyediaan toilet portabel.
Pada momentum angkutan Nataru ini, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa, khususnya penumpang yang membawa anak-anak, agar selalu mengikuti arahan petugas baik di stasiun maupun di atas kereta demi kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Terkait gangguan operasional, Karina menyebut sempat terjadi genangan air di jalur Ciganeya – Purwakarta yang mengakibatkan dua perjalanan Commuter Line Cibatu tertahan. Namun, pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB, perjalanan kereta api telah kembali dinormalisasi dengan penerapan pembatasan kecepatan.
“Secara harian kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan menyiagakan petugas pengawas daerah selama 24 jam untuk memantau jalur-jalur yang berpotensi terdampak gangguan,” pungkasnya.






