WISATA

Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru, Pemkab Pangandaran Perketat Pengelolaan Sampah Pantai

×

Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru, Pemkab Pangandaran Perketat Pengelolaan Sampah Pantai

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Pemerintah Kabupaten Pangandaran terus memperkuat pengelolaan kawasan wisata Pantai Pangandaran melalui program Pangandaran Bebas Sampah Saat Ramai (BESSAR).

Program yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) ini disiapkan sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan volume sampah pada musim libur panjang, khususnya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Program BESSAR resmi diluncurkan pada Selasa (23/12/2025) di Sekretariat PHRI Pangandaran, Jalan Pamugaran, Desa Wonoharjo.

Peluncuran ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan daerah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi unggulan Pantai Pangandaran di tengah meningkatnya arus kunjungan wisatawan.

Sejumlah pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana, Kepala DLHK Pangandaran Irwansyah, perwakilan IHGMA Aby, Disparbud Pangandaran, Satpol PP, serta pelaku usaha wisata dan pedagang di kawasan Pantai Pangandaran.

Program BESSAR difokuskan pada penguatan sistem kebersihan di kawasan pantai, pusat aktivitas wisata, fasilitas umum, hingga ruang publik. Langkah ini diarahkan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah yang kerap muncul saat puncak kunjungan wisata.

Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana mengatakan, pelaksanaan libur Natal di Pantai Pangandaran berjalan kondusif dengan dukungan cuaca yang relatif baik. Kunjungan wisata tercatat meningkat, seiring fasilitasi pemerintah daerah yang dinilai berjalan optimal.

“Untuk lalu lintas relatif lancar. Kemacetan hanya terjadi di beberapa titik saat waktu check out dan berlangsung singkat, tidak sampai lama,” ujar Agus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (30/12/2025).

Dari sisi okupansi, Agus mencatat tingkat hunian hotel di kawasan Pantai Pangandaran berada di kisaran 80 hingga 85 persen selama libur Natal. Sementara rata-rata okupansi di destinasi wisata lain di Kabupaten Pangandaran seperti Batu Karas, Batu Hiu, Karapyak, dan Madasari berada di angka 55 hingga 60 persen.

Agus memperkirakan lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Tahun Baru akan lebih tinggi dibanding Natal. Karena itu,

ia mendorong seluruh petugas dan pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, kepolisian hingga pelaku usaha wisata, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi arus wisatawan.

Terkait kebersihan kawasan wisata, Agus menilai program BESSAR berjalan efektif selama libur Natal. Volume sampah di kawasan Pantai Pangandaran dapat tertangani dengan baik berkat kolaborasi pelaku wisata, meningkatnya kesadaran pengunjung, serta peran aktif DLHK Pangandaran dalam pengelolaan sampah di kawasan wisata.