KAPOL.ID – Gelaran laga panas “El Clasico” Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/6/2026), berakhir manis.
Tak hanya bagi Persib yang keluar sebagai pemenang, namun juga bagi kondusivitas keamanan di Jawa Barat.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedewasaan seluruh pihak. Pertandingan yang biasanya berlangsung dengan tensi tinggi ini, kali ini terbukti bisa berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Alhamdulillah, kita sudah mengikuti bersama pertandingan yang dimenangkan oleh Persib. Kita menyaksikan tontonan yang sangat bagus, di mana kedua belah pihak mematuhi semua aturan yang sudah ditetapkan,” ujar Kapolda
Bagi Jenderal bintang dua ini, keberhasilan pengamanan tidak lepas dari semangat kebersamaan yang dijunjung masyarakat. Ia secara khusus menitipkan pesan terima kasih kepada panitia, aparat pengamanan, hingga para suporter yang telah menunjukkan sportivitas luar biasa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada dua suporter, panitia, dan semua pihak atas kerja samanya. Ini sesuai dengan filosofi kita, Sauyunan Jaga Lembur,” ungkapnya
Rudi menjelaskan, strategi pengamanan kali ini tidak hanya berpusat di area GBLA. Adanya inisiatif dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang menggelar nonton bareng (nobar) di berbagai wilayah terbukti sangat efektif menekan penumpukan massa di stadion.
“Pemerintah daerah menggelar nobar, bahkan ada yang memberikan hadiah. Ini cukup membantu karena tidak semua suporter turun langsung ke GBLA,” jelas Kapolda.
Dari sisi teknis, ia juga menjamin tidak ada “penonton gelap”. Semua yang masuk ke dalam stadion dipastikan mengantongi tiket resmi sesuai kapasitas yang disediakan. Bahkan, kepulangan tim tamu Persija Jakarta pun dikawal ketat hingga dipastikan aman menuju ibu kota.
Terkait perayaan kemenangan bobotoh yang tumpah ruah di kawasan Cikapayang, Kapolda mengaku memahami ekspresi kegembiraan tersebut. Namun, ia tetap meminta agar keselamatan pribadi dan umum tetap diutamakan.
“Petugas sudah di lapangan untuk mengimbau agar tetap menjaga keselamatan. Selama tidak membahayakan dan tidak mengganggu secara luas, kita masih memberikan ruang untuk merayakan kegembiraan,” tuturnya.
Kapolda menegaskan bahwa situasi Kamtibmas di Jawa Barat secara keseluruhan tetap terkendali.
“Saya berharap budaya tertib dan sportif seperti ini bisa terus dipertahankan dalam setiap gelaran olahraga kedepannya,” pungkasnya












