KABAR TNI

Panglima TNI Agus, Resmikan Lapangan Serka Dedi Unadi di Makodam III/Siliwangi

×

Panglima TNI Agus, Resmikan Lapangan Serka Dedi Unadi di Makodam III/Siliwangi

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Markas Kodam III/Siliwangi di Jalan Aceh, Kota Bandung, mendadak penuh haru bercampur bangga, Selasa (20/1/2026). Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, hadir bukan sekadar untuk seremoni militer, melainkan untuk sebuah agenda “mulang tarima” yang sangat personal.

​Jenderal bintang empat itu meresmikan Lapangan Serba Guna “Serka Dedi Unadi”. Sebuah nama yang bukan saja mewakili seorang prajurit TNI Angkatan 60, melainkan sosok ayah kandung yang menjadi kompas hidup bagi sang Panglima hingga mencapai puncak karier militernya.

​Penghormatan untuk Sang Babinsa
​Bagi Jenderal Agus, nama Serka Dedi Unadi adalah simbol ketangguhan. Almarhum merupakan prajurit yang mengakhiri masa pengabdiannya sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kodim 0618/BS Kota Bandung.

​“Penamaan lapangan ini adalah bentuk penghormatan terhadap sifat heroik, kerja keras, serta pengabdian beliau. Baik kepada keluarga maupun bangsa dan negara. Nilai-nilai itulah yang ingin saya abadikan,” tutur Jenderal Agus di hadapan awak media.

​Ia mengisahkan betapa didikan sang ayah sangat keras dan sarat akan nilai kedisiplinan. Namun, lewat tempaan itulah, fondasi mentalnya terbangun kuat.

​Memori Teplan dan Julukan ‘Spartacus’
​Pulang ke Bandung bagi Panglima TNI ibarat kembali ke pelukan rumah sendiri.

Ia mengenang masa kecilnya yang tumbuh besar di kawasan Teplan, Cimahi. Seolah memutar film lama, Jenderal Agus bercerita bagaimana ia menghabiskan waktu bermain bola di Lapangan Pajajaran.

​Ada satu fakta menarik yang terungkap. Semasa kecil, karena keberanian dan semangat juangnya yang meledak-ledak berkat didikan sang ayah, Jenderal Agus sempat dijuluki “Spartacus”.

​“Saya merasa seperti pulang ke rumah. Kodam III/Siliwangi sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya sejak kecil. Didikan Ayah memang keras, tapi tujuannya satu: agar anaknya menjadi pribadi yang kuat dan berguna bagi negara,” ujarnya