KAPOL.ID – Sebanyak 25 Personel Resimen Mahasiswa Batalyon XI (Menwa YON XI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tengah menjalani Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran (Diklatsarmil) bergerak cepat membantu penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kekuatan relawan yang terdiri dari 20 siswa dan 5 pelatih ini diberangkatkan langsung dari Markas Komando Menwa YON XI/UPI, Jalan Dr. Setiabudi No. 229, Kota Bandung, Minggu (25/1/2026) pagi.
Meski masih dalam masa pendidikan, keterlibatan mereka menjadi bukti konkret bahwa semangat pengabdian harus diasah langsung di tengah masyarakat.
Komandan Menwa YON XI/UPI, William Ishaq Juarsyah Gusti Nugraha, memimpin langsung aksi di lapangan. Ia membagi personel ke dalam tiga satuan tugas: Regu Lapangan, Regu Posko, dan Regu Logistik.
”Sebanyak 10 siswa laki-laki kami terjunkan di Regu Lapangan. Tugasnya membantu pencarian korban, pembersihan medan, hingga evakuasi. Mereka bersinergi dengan tim gabungan dari BNPB, BASARNAS, dan unsur relawan lainnya,” terang William.
Sinergi tersebut, menurut William, sangat krusial agar proses evakuasi di titik bencana berjalan lebih efektif dan cepat.
Tak hanya di garis depan, peran siswa putri pun dioptimalkan. Tujuh siswa putri ditugaskan di Regu Posko untuk urusan administrasi, pendataan personel, hingga distribusi logistik. Sementara, delapan siswa putri lainnya memperkuat Regu Logistik di dapur umum, berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung.
”Penugasan ini sifatnya mendesak dan butuh respon cepat. Ini penting untuk membentuk kepekaan sosial serta kesiapsiagaan anggota Menwa terhadap kondisi masyarakat,” tambahnya.
Apresiasi senada datang dari Sukendi, perwakilan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Menwa YON XI/UPI yang turut mendampingi di lokasi. Ia memuji langkah cepat Komando Latihan (Kolat) yang berani menerjunkan bantuan di tengah jadwal pendidikan yang padat.
”Langkah cepat ini patut diapresiasi. Di tengah masa pendidikan, mereka sudah bisa membuktikan pengabdiannya,” ujar Sukendi.
Aksi kemanusiaan ini pun menjadi implementasi nyata dari semboyan Menwa, Widya Castrena Dharma Siddha. Selain mengasah ilmu keprajuritan dan pengetahuan, kehadiran Menwa UPI diharapkan memberikan dampak langsung yang dapat dirasakan oleh warga terdampak bencana.






