KANAL

Pamit dari PPP ke Gerindra, Dony Ahmad Munir: Ini Murni Keputusan Matang, Bukan Tekanan Politik

×

Pamit dari PPP ke Gerindra, Dony Ahmad Munir: Ini Murni Keputusan Matang, Bukan Tekanan Politik

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Suasana di Gedung Sekretariat DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumedang tampak berbeda pada Kamis (12/2/2026). Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, terlihat keluar dari pintu utama usai melangsungkan agenda silaturahmi sekaligus berpamitan kepada jajaran pengurus dan kader.

​Kehadiran sosok yang selama ini menjadi ikon dan kader terbaik PPP tersebut membawa kabar mengejutkan. Dony secara resmi menyampaikan rencana kepindahannya ke Partai Gerindra di hadapan jajaran pengurus DPC hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sumedang.

​Keputusan Matang Selama 1,5 Tahun
​Dony mengungkapkan, langkah politik yang diambilnya bukanlah keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Ia mengaku telah menimbang posisi ini selama lebih dari satu setengah tahun.

​”Saya mohon izin, mohon maaf, mohon doa dan ridonya atas keputusan yang saya ambil. Berbagai pertimbangan sudah saya lakukan secara matang. Lebih dari satu setengah tahun saya mempertimbangkan sikap ini,” ujar Dony kepada awak media.

​Ia pun tak menampik adanya gelombang kekecewaan dari para kader yang selama ini berjuang bersamanya di partai berlambang Ka’bah tersebut.

​”Saya merasakan kekecewaan kader PPP dan mereka berhak kecewa. Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf. Namun, nilai-nilai perjuangan yang ditanamkan PPP akan terus saya pegang,” tambahnya.

​Dony menegaskan, kepindahannya ke partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut murni atas dasar strategi pembangunan, bukan karena intimidasi.

​”Seratus persen tidak ada tekanan politik. Ini murni untuk memperluas ruang ikhtiar membangun Sumedang, agar program nasional bisa nyambung dengan daerah, terutama soal kemandirian pangan dan ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

​Meski berganti “bendera”, Dony menyebut PPP memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidupnya. Ia menegaskan tidak akan melupakan sejarah panjangnya bersama partai tersebut.

​”PPP bagi saya bukan sekadar kendaraan politik, tapi rumah perjuangan yang membesarkan saya. Saya tumbuh dan belajar di sini,” ungkapnya

​Dony juga memastikan komitmennya untuk menuntaskan amanah sebagai Bupati Sumedang hingga tahun 2030 dengan dedikasi terbaik.

​Di tempat yang sama, Ketua DPC PPP Kabupaten Sumedang, H. Ilmawan Muhamad, membenarkan bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang klarifikasi atas rumor yang beredar di media sosial belakangan ini.

​”Pak Dony hadir untuk menyampaikan langsung alasan-alasannya. Sebagai kader terbaik, tentu ada rasa berat dan kecewa di kalangan bawah. Itu manusiawi,” kata Ilmawan.

​Meski demikian, Ilmawan memastikan mesin partai di Sumedang akan tetap solid dan fokus pada visi kesejahteraan masyarakat.

​”Insya Allah kami tetap solid. Keputusan Pak Dony sudah dipertimbangkan matang demi kemaslahatan Sumedang. Dengan berpamitan langsung, beliau menunjukkan niat baik, dan kami berharap kader bisa menerimanya dengan bijak,” pungkasnya. (Zs)