KAPOL.ID – Kabar segar bagi warga Jawa Barat yang sudah rindu kampung halaman. Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggulirkan “Program Mudik Gratis Tahun 2026″.
Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata pelayanan publik sekaligus upaya pemerintah dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) JABARD hani Gumelar mengimbau masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan emas ini. Selain untuk mengurangi beban biaya, program ini bertujuan agar perjalanan mudik lebih terencana dan selamat sampai tujuan.
Kuota dan Armada yang Disiapkan
Tak main-main, Pemprov Jabar bekerja sama dengan Jasa Raharja telah menyiapkan kuota sebanyak 3.040 tiket. Untuk mengangkut para pemudik, sebanyak 74 unit bus dari operator ternama seperti PO. Sugeng Rahayu, Damri, Sinar Jaya, Primajasa, hingga MGI telah disiagakan.
Keberangkatan rencananya akan dilakukan secara bertahap pada tanggal 13, 14, dan 15 Maret 2026.
Titik kumpul keberangkatan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.
Masyarakat bisa memilih berbagai rute baik di dalam maupun luar Provinsi Jawa Barat, antara lain:
Lintas Provinsi: Bandung – Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Semarang, Sragen, serta rute sebaliknya.
Lintas Kabupaten/Kota Jabar: Bandung – Sukabumi, Bekasi – Tasikmalaya, Bogor – Pelabuhan Ratu, dan beberapa rute lainnya.
Guna mempermudah akses dan menjaga transparansi, Dishub Jabar menggandeng Diskominfo Jabar dalam sistem pendaftaran.
Masyarakat tidak perlu antre fisik, cukup melalui aplikasi Sapawarga yang bisa diunduh di Playstore maupun Appstore.
Catatan Penting bagi Calon Pemudik:
Masa Pendaftaran: Dibuka mulai 11 Februari hingga 12 Maret 2026.
Syarat: Terbuka bagi warga yang tinggal atau berasal dari Jawa Barat. Siapkan data diri (Nama, NIK, Alamat, No. KK, Tanggal Lahir).
Aktivasi Tiket: Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada tanggal 1 – 12 Maret 2026.
Pihak Dishub memastikan seluruh armada bus yang digunakan telah melewati proses ramp check atau pemeriksaan teknis secara ketat demi standar keselamatan. Tak hanya kendaraan, kondisi kesehatan pengemudi dan kru juga dipastikan prima sebelum memacu setir di jalanan.
”Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini agar perjalanan mudik bisa lebih aman, nyaman, dan tertib,” ungkap Dhani Gumelar ***












