KABAR PEDESAAN

Warga Babakan Kadu Berhamburan, Saat Air Lumpur Terjang Pemukiman

×

Warga Babakan Kadu Berhamburan, Saat Air Lumpur Terjang Pemukiman

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Hujan deras mengguyur kampung Babakan Kadu, Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (22/02/2026) Sore, membuat suasana mencekam.

Hujan tersebut memicu banjir luapan yang menjebol benteng rumah warga dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah diterjang derasnya debit air bercampur lumpur. Peristiwa itu terjadi tepat saat warga baru saja membatalkan puasa.

​Salah seorang korban, Dodi Heryanto, menceritakan detik-detik mengerikan saat air menghantam kediamannya. Saat itu, ia bersama anak dan istrinya sedang berkumpul menikmati hidangan buka puasa di tengah rumah.

​”Hujan memang sangat deras sejak sebelum Maghrib. Pas lagi makan, tiba-tiba suara keras terdengar, tembok dapur jebol. Air campur lumpur langsung masuk ke dalam rumah,” ungkap Dodi

​Panik melihat air masuk dengan cepat, Dodi mengaku tak sempat menyelamatkan harta benda, bahkan makanan yang tengah disantapnya pun ditinggalkan begitu saja.

​”Boro-boro ingat makanan atau barang, saya langsung rangkul istri dan anak-anak lari ke luar. Takut rumahnya roboh,” ucapnya.

​Situasi di lokasi kejadian sempat diwarnai kepanikan luar biasa. Di tengah kegelapan malam, derasnya hujan, dan sambaran petir, teriakan histeris warga terdengar bersahutan. Puluhan warga yang rumahnya ikut terendam memilih menyelamatkan diri ke area yang lebih tinggi.

​Aparat dari Polsek Salawu bersama petugas BPBD yang menerima laporan langsung terjun ke lokasi (TKP). Petugas berjibaku mengevakuasi barang-barang milik warga dari kepungan banjir.

​Camat Salawu, H. Wawan Ridwan, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa musibah ini dipicu oleh luapan drainase yang berada tepat di belakang pemukiman warga.

​”Drainase tersumbat sampah. Karena debit air hujan sangat tinggi, air akhirnya membeludak dan menjebol dinding rumah warga,” jelas Wawan di sela-sela peninjauan.

​Hingga berita ini diturunkan, warga bersama petugas masih bergotong royong membersihkan sisa-lumpur dan puing bangunan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir cukup besar lantaran dua rumah mengalami kerusakan berat, sementara beberapa rumah lainnya terdampak material lumpur. (Adji Shg)