KAPOL.ID – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumedang pada Rabu (4/3/2026) memicu situasi darurat di jalur utama penghubung Sumedang–Cirebon.
Hujan lebat yang disertai angin kencang (downburst) mengakibatkan sebuah pohon jati berukuran besar tumbang dan menutup total akses jalan di Dusun Cikalong, Desa Tomo, tepat di depan area SPBU Tomo.
Kronologi Kejadian
Insiden ini terjadi di tengah amukan badai yang membatasi jarak pandang. Pohon jati yang kokoh tersebut tak kuasa menahan hantaman angin kencang hingga roboh melintang tepat di jantung aspal.
Akibatnya, urat nadi transportasi Sumedang–Cirebon lumpuh seketika. Kendaraan dari kedua arah terjebak dalam kemacetan panjang yang mengular hingga ratusan meter.
Suasana di lokasi sempat mencekam karena banyak pengendara terjebak di tengah guyuran hujan deras tanpa bisa bergerak maju maupun mundur.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Tomo dan Satlantas langsung terjun ke lokasi untuk mengurai kekacauan. Di bawah guyuran hujan, petugas berjibaku mengatur lalu lintas dengan sistem buka-tutup guna memastikan keamanan para pengguna jalan.
Di saat yang sama, tim dari Perhutani bergerak taktis membawa mesin chainsaw (sinso) untuk memotong batang jati raksasa tersebut menjadi bagian-bagian kecil. Evakuasi dilakukan secepat mungkin di bawah pengawasan ketat petugas untuk meminimalisir risiko susulan akibat cuaca yang masih tidak menentu.
Berkat aksi sigap petugas gabungan, badan jalan berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas mulai kembali normal secara bertahap. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, insiden ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, para pengendara diminta untuk ekstra waspada.
Jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, sangat disarankan untuk menepi di tempat yang aman dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang rawan roboh.***







