KANAL

Tingkatkan Kompetensi BK, Guru SMPN 2 Conggeang Tuntaskan Pelatihan Mandiri Kemendikdasmen

×

Tingkatkan Kompetensi BK, Guru SMPN 2 Conggeang Tuntaskan Pelatihan Mandiri Kemendikdasmen

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG – KAPOL.ID – Komitmen peningkatan kualitas tenaga pendidik di lingkungan Jawa Barat terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan oleh Iloh Tusilah, S.Pd., seorang Kepala Sekolah serta guru dari SMP Negeri 2 Conggeang, yang baru saja berhasil menyelesaikan program pengembangan profesi melalui platform Pelatihan Mandiri di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Berdasarkan dokumen resmi dengan nomor registrasi OM6QRKZ8DP/B1/PM062/04/2026, Iloh Tusilah dinyatakan telah menuntaskan topik krusial dalam dunia pendidikan, yakni “Bimbingan dan Konseling: Layanan Peminatan dan Responsif”. Keberhasilan ini ditandai dengan terbitnya Surat Keterangan Selesai Topik pada Rabu, 8 April 2026.

Topik yang diambil oleh Ibu Iloh Tusilah bukanlah sekadar formalitas. Substansi pelatihan ini menitikberatkan pada kemampuan guru dalam memetakan minat siswa secara presisi serta memberikan layanan responsif terhadap dinamika permasalahan yang dihadapi peserta didik di sekolah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat peran bimbingan konseling di SMP Negeri 2 Conggeang agar lebih adaptif terhadap kebutuhan generasi pelajar masa kini.

Sertifikasi ini dikeluarkan langsung oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru. Dalam dokumen tersebut, pengesahan dilakukan secara digital oleh Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., selaku Direktur Jenderal terkait.

Pemanfaatan teknologi QR Code pada sertifikat tersebut menunjukkan bahwa proses validasi kompetensi guru kini telah terintegrasi secara digital melalui akun Belajar.id. Langkah ini memastikan bahwa setiap progres pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik seperti Iloh Tusilah tercatat secara akurat dalam database nasional.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi rekan sejawat lainnya di wilayah Sumedang dan sekitarnya untuk terus melakukan pemutakhiran ilmu secara mandiri demi terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas dan berpihak pada murid.***