KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Bagi mahasiswa dengan jiwa petualang, bangku perkuliahan bukan sekadar tempat mengejar gelar, melainkan ruang untuk bertumbuh di lingkungan yang menginspirasi.
Universitas Ma’soem hadir menawarkan lebih dari sekadar kurikulum; ia menawarkan akses eksklusif menuju salah satu legenda alam Jawa Barat: Wisata Batu Kuda Gunung Manglayang.
Batu Kuda bukan sekadar destinasi; ia adalah pelarian sempurna dari kepenatan akademik. Terletak di lereng Gunung Manglayang, kawasan yang dikelola Perhutani ini menyuguhkan vegetasi pinus yang rapat dan udara pegunungan yang murni.
Nama “Batu Kuda” sendiri berakar dari situs batu purba yang dipercaya masyarakat setempat sebagai manifestasi kuda tunggangan legendaris.
Bagi mahasiswa, tempat ini adalah kanvas tak terbatas untuk aktivitas luar ruangan mulai dari sekadar memasang hammock sembari membaca buku, hingga diskusi organisasi di bawah kanopi hijau yang menenangkan.
Strategis: Hanya Selangkah dari Ruang Kelas
Salah satu keunggulan kompetitif Universitas Ma’soem adalah lokasinya yang berada di urat nadi transportasi, namun tetap bersinggungan dengan jalur alam.
Lokasi: Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi.
Aksesibilitas: Hanya butuh waktu 15 hingga 20 menit berkendara dari kawasan kampus. Jalur aspal yang mulus menanjak menuju perbukitan membuat perjalanan terasa singkat namun menyegarkan.
Posisi Kampus: Terletak tepat di sisi jalan utama Bandung-Sumedang, memudahkan mobilitas mahasiswa tanpa harus terjebak kerumitan jalur perkotaan.
Rekreasi Berkualitas dengan Budget Mahasiswa
Memahami kebutuhan mahasiswa, biaya retribusi di kawasan ini sangat terjangkau, menjadikannya pilihan utama untuk healing tanpa menguras kantong:
Kategori Estimasi Biaya
Tiket Masuk Weekday Rp10.000
Tiket Masuk Weekend Rp15.000
Parkir Kendaraan Rp5.000 (Motor) / Rp10.000 (Mobil)
Catatan: Biaya tambahan berlaku bagi pengunjung yang ingin melakukan aktivitas camping.
Lebih dari Sekadar Wisata: Hub Inspirasi dan Kreativitas
Batu Kuda telah bertransformasi menjadi laboratorium kreatif bagi mahasiswa Universitas Ma’soem. Para pegiat fotografi kerap berburu fenomena Ray of Light.pendar cahaya matahari yang menembus celah pinus.untuk konten media sosial mereka.
Sementara itu, bagi pecinta olahraga, jalur menanjak menuju situs budaya menjadi medan trail running yang menantang sekaligus menyehatkan.
Mengapa Lingkungan Manglayang Penting untuk Pendidikan?
Memilih Universitas Ma’soem berarti memilih keseimbangan hidup. Kualitas udara yang jauh lebih bersih di perbatasan Cileunyi-Jatinangor secara klinis terbukti meningkatkan fokus dan konsentrasi dalam belajar.
Di sini, mahasiswa mendapatkan dua keuntungan sekaligus: fasilitas pendidikan modern yang berorientasi kerja serta akses instan menuju ketenangan alam.
Ingin merasakan pengalaman kuliah dengan atmosfer yang berbeda?
Dapatkan informasi mendalam mengenai pendaftaran mahasiswa baru dan fasilitas asrama melalui layanan konsultasi kami:
Pantau keseharian seru mahasiswa melalui akun Instagram resmi di @universitasmasoem..***






