BIROKRASI

Menjaga Denyut Nadi Masa Depan: Ikhtiar Sumedang Memuliakan Setiap Nyawa Ibu dan Bayi

×

Menjaga Denyut Nadi Masa Depan: Ikhtiar Sumedang Memuliakan Setiap Nyawa Ibu dan Bayi

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG, KAPOL.ID – Di balik deretan angka dan statistik kesehatan, ada napas yang harus dijaga dan harapan besar keluarga yang dipertaruhkan.

Melalui unggahan terbaru di akun TikTok resminya (@doniakhmadmunir), Bupati Sumedang Doni Akhmad Munir membagikan pesan menyentuh mengenai komitmen pemerintah daerah dalam melindungi ibu dan anak sebagai pilar masa depan.

Dalam unggahan video tersebut, Bupati Doni memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, angka kematian ibu (AKI) di Sumedang berhasil ditekan hingga menyentuh angka 14 kasus, menurun signifikan dari tahun sebelumnya.

Kabar baik juga datang dari angka kematian balita (AKB) yang tercatat sebanyak 173 kasus, yang juga menunjukkan tren penurunan yang konsisten.

Namun, bagi Bupati yang dikenal dekat dengan warganya ini, angka-angka tersebut bukan sekadar prestasi di atas kertas. Beliau menekankan bahwa setiap nyawa memiliki nilai yang tak terhingga.

“Setiap kasus kematian ibu dan balita merupakan kehilangan yang tidak dapat diabaikan. Ini adalah pengingat bahwa upaya perlindungan kesehatan harus terus diperkuat. Kita tidak ingin ada lagi duka yang menyelimuti keluarga di Sumedang,” tegasnya dalam narasi video tersebut.

Menatap tahun 2026, melalui platform digitalnya tersebut, Bupati Doni mengumumkan langkah konkret bertajuk “Penggerakan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi”. Pemerintah Kabupaten Sumedang kini beralih ke strategi yang lebih humanis dan proaktif:

Kunjungan Rumah Terintegrasi: Tenaga kesehatan profesional kini dikerahkan untuk melakukan “jemput bola”, mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk memastikan kondisi ibu hamil dan bayi terpantau dengan optimal.

Jaminan Pembiayaan Khusus: Untuk menghapus rasa cemas warga akan biaya, Pemkab Sumedang memperkuat dukungan pembiayaan dan jaminan kesehatan spesifik bagi ibu dan bayi.

Langkah yang dibagikan melalui akun TikTok ini menjadi bukti nyata transformasi digital di Sumedang. Bukan sekadar berbagi informasi, namun sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin setiap ibu bisa tersenyum melihat buah hatinya tumbuh sehat, demi keberlangsungan generasi penerus yang tangguh di masa depan.*(Teguh)***