KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Komandan Kodiklatad (Dankodiklatad) Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., menghadiri prosesi pemakaman mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.
Prosesi pemakaman militer yang berlangsung khidmat ini digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, pada Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.
Pantauan di lokasi, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya Panglima TNI, Kapolri, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), para Kepala Staf Angkatan, serta jajaran pejabat pemerintah lainnya.
Diketahui, almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu wafat pada usia 76 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Upacara militer ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi dan pengabdian seumur hidup almarhum untuk bangsa dan TNI Angkatan Darat.
Kehormatan Khusus bagi Perwira Tinggi
Ada momen emosional sekaligus membanggakan dalam prosesi tersebut. Atas instruksi langsung dari Kasad, Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan mendapat kehormatan khusus sebagai salah satu petugas pemegang Bendera Merah Putih yang menutupi peti jenazah almarhum.
Tidak sendirian, Letjen TNI Mohamad Hasan menjalankan tugas sakral ini bersama tiga Perwira Tinggi (Pati) TNI AD berpangkat bintang tiga lainnya, yaitu:
Letjen TNI Iwan Setiawan (Danpussenif)
Letjen TNI Djon Afriandi (Pangkopassus)
Letjen TNI Mohammad Fadjar (Pangkostrad)
Penunjukan empat jenderal bintang tiga ini bukan tanpa alasan. Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi atas jasa-jasa besar almarhum selama memimpin TNI AD dan Kementerian Pertahanan.
Warisan Keteladanan untuk Prajurit
Kehadiran serta keterlibatan langsung Dankodiklatad dalam prosesi ini menjadi simbol penghormatan mendalam atas segala pengabdian yang telah ditorehkan oleh almarhum Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu.
Melalui momentum ini, diharapkan keteladanan, semangat pengabdian, serta jiwa kepemimpinan yang melekat pada sosok almarhum dapat terus hidup. Sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh prajurit TNI AD dalam melanjutkan pengabdian terbaik demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara. ***












