KABAR PRIANGAN ONLINE — Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sumedang bergerak cepat meredam gejolak dan kritik pedas masyarakat di media sosial terkait dinamika penyelenggaraan turnamen sepak bola usia dini. Langkah responsif tersebut diwujudkan melalui ruang dialog terbuka bersama perwakilan Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Sumedang pada Jumat (31/7/2026) di kawasan Stadion Ahmad Yani Ketib, Sumedang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Askab PSSI Sumedang, Taufik Risnandar, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kekisruhan dan ketidaknyamanan yang sempat memicu perdebatan hangat di kalangan netizen maupun pegiat sepak bola lokal.
“Kami memohon maaf atas kendala dan polemik yang sempat terjadi. Hasil dari pertemuan dengan para pelatih SSB ini menjadi bahan evaluasi besar bagi kami,” tegas Taufik saat dikonfirmasi usai memimpin jalannya audiensi.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut berhasil mengurai benang kusut serta meluruskan berbagai kesalahpahaman yang sebelumnya terlanjur bergulir liar di ruang publik. Melalui musyawarah mufakat, pihak asosiasi dan para juru taktik SSB sepakat menyampingkan ego demi masa depan pembinaan pesepak bola muda di Sumedang.
Menjawab keresahan publik, poin krusial lain yang dihasilkan dalam audiensi tersebut adalah komitmen Askab PSSI Sumedang mengenai bentuk penghargaan. Pihak asosiasi memastikan akan mengupayakan pemberian trofi serta apresiasi yang layak bagi tim-tim yang berhasil mengamankan tiket mewakili Kabupaten Sumedang ke tingkat Jawa Barat.
Taufik menambahkan, usai redanya gelombang kritik ini, fokus utama Askab PSSI Sumedang adalah memberikan pengawalan maksimal bagi para atlet muda agar siap bertarung di ajang yang lebih tinggi.
“PSSI Askab Sumedang berkomitmen penuh untuk mendukung serta mengawal klub-klub yang lolos mewakili Sumedang di tingkat Jawa Barat, termasuk mempertimbangkan pemberian penghargaan atau trofi yang layak bagi para pemenang,” ungkapnya.
Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, Askab PSSI Sumedang mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pecinta sepak bola untuk menyatukan energi positif. Sinergi penuh kini sangat dibutuhkan oleh talenta-talenta muda Sumedang yang akan berlaga membawa nama daerah di pentas Piala Soeratin tingkat Jawa Barat.***












