KANAL

Wagub Jabar Erwan Setiawan Imbau Buruh Tak Demo ke Jakarta, Minta Jaga Kondusivitas Daerah

×

Wagub Jabar Erwan Setiawan Imbau Buruh Tak Demo ke Jakarta, Minta Jaga Kondusivitas Daerah

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Rencana aksi unjuk rasa ke Jakarta pada 27 Agustus mendapat atensi khusus dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.

​Erwan menyampaikan rasa syukur setelah menerima konfirmasi dari pimpinan serikat pekerja level provinsi yang memastikan tidak ada instruksi pergerakan massa ke Ibu Kota.

Saat ini, fokus utama para buruh di Jawa Barat adalah mengawal proses Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

​”Alhamdulillah, kemarin Ketua Serikat Pekerja Jawa Barat sudah menyampaikan bahwa beliau tidak menginstruksikan kepada anggotanya untuk berangkat ke Jakarta,” ujar Erwan Setiawan, memberikan penjelasannya kepada wartawan.

​Menurutnya, pengawalan RUU Ketenagakerjaan di tingkat lokal menjadi prioritas yang tengah berjalan. Oleh karena itu, konsentrasi massa di daerah dinilai jauh lebih efektif ketimbang bertolak ke Jakarta untuk berunjuk rasa.

​Meski demikian, Erwan menyadari dinamika di lapangan kerap memunculkan inisiatif pergerakan secara mandiri. Ia menegaskan bahwa menyuarakan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional yang melekat pada setiap warga negara.

​”Itu hak mereka, tapi saya berharap tidak ke sanalah ya. Kita jaga saja kondusivitas daerah kita, jangan sampai terjadi kegaduhan, dan yang penting kita semua bisa menjaga daerah ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya

​Secara khusus, Erwan melayangkan imbauan agar masyarakat maupun elemen buruh di Jawa Barat menahan diri dan memilih bertahan di daerah masing-masing demi menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban umum.

​Namun, bagi warga yang bersikeras untuk tetap berangkat menyampaikan aspirasi ke Jakarta, Erwan menitipkan pesan mendalam agar pergerakan tetap berjalan dalam koridor yang damai dan tertib.

​”Ya saya mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat. Tapi kalaupun mereka tetap berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi. Berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat kegaduhan, jangan sampai merusak nama baik Jawa Barat,” pungkasnya. (AM)