KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat menyikapi persoalan lahan yang membelit SDN 026 Bojongloa. Langkah darurat diambil demi menyelamatkan nasib dan keberlangsungan proses belajar mengajar para siswa.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, kegiatan belajar siswa SDN 026 Bojongloa bakal dipindahkan sementara ke bangunan SDN 148. Skema pemindahan ini ditargetkan mulai berjalan pada 7 September 2026 mendatang.
Guna menampung siswa dari kedua sekolah, diterapkan sistem pembelajaran dua sesi. Murid SDN 148 masuk pada sesi pagi, sedangkan siswa SDN 026 menggunakan fasilitas gedung yang sama di sesi siang.
”Bagaimanapun juga akses pendidikan terhadap anak-anak harus diutamakan karena itu hak setiap warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar,” ujar Farhan saat ditemui di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Kamis (27/8/2026).
Farhan menjelaskan, pemindahan sementara ini dipicu kondisi lapangan yang sempat mengganggu keamanan dan kenyamanan siswa. Sambil menanti proses administrasi rampung, pemkot mengambil inisiatif memindahkan lokasi belajar demi keselamatan psikologis anak-anak.
Di sisi lain, Pemkot Bandung tengah merampungkan berkas administrasi untuk pembangunan gedung baru SDN 026. Pengerjaan fisik bakal digenjot begitu seluruh dokumen tuntas, dengan target masa pembangunan sekitar satu tahun.
Terkait gejolak dan keberatan sebagian warga atas lokasi pembangunan sekolah baru, pemkot tetap membuka pintu komunikasi.
“Kami akan berusaha berdialog memastikan bahwa bagaimanapun juga akses pendidikan terhadap anak-anak kita harus diutamakan,” tegasnya.
Mengenai sengketa lahan dan bangunan lama SDN 026, Farhan memastikan jajarannya taat pada koridor hukum. Hingga saat ini belum ada perintah eksekusi dari pengadilan, sehingga pengosongan lahan lama masih menunggu kejelasan mekanisme hukum selanjutnya. (AM)






