KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Provinsi Jawa Barat menganugerahkan penghargaan kepada Kepala SMK Kimia Fermentasi Kota Bandung, Dra. Cicah, Jumat (4/9/2026). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kepedulian tingginya dalam memajukan dunia pendidikan serta aksi sosial di masyarakat.
Ketua FWP Jabar, Ahmad Mualif menyebutkan, Cicah dinilai memiliki komitmen luar biasa dalam menekan angka putus sekolah. Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, Cicah secara konsisten membuka pintu bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa mengecap pendidikan secara gratis dan layak, hingga mereka siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjut ke jenjang perguruan tinggi.
“Ibu Cicah ini luar biasa. Selain perhatian pada siswa kurang mampu, beliau juga mendorong guru-guru SMK Kimia Fermentasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana (S2). Kehadiran sekolah ini juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar karena fasilitasnya sering digunakan untuk kegiatan warga,” ujar Ahmad.
Langkah ini diapresiasi tinggi oleh FWP Jabar, mengingat biaya operasional serta alat dan bahan praktik untuk jurusan Kimia tergolong mahal. Di samping itu, sekolah ini berhasil meyakinkan masyarakat untuk memilih jurusan Kimia di tengah gempuran popularitas jurusan bisnis manajemen dan otomotif.
Sebelumnya, sosok yang akrab disapa Bu Cicah ini juga sempat sabet penghargaan dari Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VII sebagai penyelenggara “Sekolah Dhuafa”.
Apresiasi senada ditiupkan Ketua Yayasan Pendidikan Menengah Indonesia (Permentasi), H. Cahyana. Pihaknya mengaku bangga atas manajerial dan kepemimpinan Cicah yang dinilai mampu mengonsolidasikan tim sekolah dengan solid.
”Secara pribadi dan atas nama yayasan, kami bangga dan mendukung penuh seluruh kegiatan di SMK Kimia Fermentasi. Ibu Cicah adalah sosok inspiratif tempat kami belajar. Harapan utama kami ke depan, sekolah ini bisa terus memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” tutur Cahyana.
Ungkapan rasa bangga turut datang dari peserta didik. Sintia, siswi kelas XII C SMK Kimia Fermentasi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bimbingan yang saban hari diberikan kepala sekolah kepada para siswa dan pengurus OSIS.
“Alhamdulillah Ibu Kepala selalu menasihati, membimbing, bahkan kepada anak-anak OSIS selalu memberikan reward setelah ada acara. Terima kasih banyak Ibu, dan selamat atas penghargaannya,” kata Sintia.
Sementara itu, Dra. Cicah mengaku kaget sekaligus terharu atas apresiasi yang diberikan para insan pers yang tergabung dalam FWP Jabar. Dengan nada rendah hati, ia merasa penghargaan tersebut merupakan amanah berat sekaligus pemacu semangat bagi jajarannya.
“Mudah-mudahan penghargaan ini jadi motivasi, khususnya bagi SMK Kimia Fermentasi dan sekolah-sekolah lain di Jawa Barat. Kami ingin memberikan manfaat lebih banyak lagi untuk masyarakat, khususnya kaum dhuafa,” ungkap Cicah.
Ia pun mengimbau kepada warga yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tidak berkecil hati apalagi ragu untuk menyekolahkan anaknya.
“Jangan sungkan untuk sekolah di SMK Kimia Fermentasi, jangan ragu dengan keterbatasan ekonomi. Mari bergabung, insya Allah rezeki datang dari Allah SWT,” pungkasnya. (AM)






