KANAL

BRI Peduli Bantu Renovasi Rumah Keluarga Risiko Stunting di Ciamis

×

BRI Peduli Bantu Renovasi Rumah Keluarga Risiko Stunting di Ciamis

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus memperkuat dukungan terhadap program penanganan stunting nasional.

Setelah menyalurkan bantuan di Kabupaten Indramayu, BRI Peduli kini melanjutkan komitmennya di Kabupaten Ciamis melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Dalam program tersebut, BRI Peduli mengambil peran sebagai mitra sekaligus orang tua asuh dengan memberikan bantuan perbaikan dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Ciamis.

Bantuan renovasi rumah tersebut diserahkan langsung Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, bersama Branch Office Head BRI Ciamis, Ricko Anggara, kepada penerima manfaat.

Penyerahan turut disaksikan sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Branch Office Head BRI Ciamis, Ricko Anggara, mengatakan keterlibatan BRI dalam Program GENTING merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup.

“BRI melalui BRI Peduli berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting nasional, salah satunya melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi Keluarga Risiko Stunting di Ciamis,” ujar Ricko.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Kami berharap bantuan ini dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak,” katanya.

Ricko menegaskan, pelaksanaan renovasi rumah tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.

Di antaranya kepemilikan legalitas lahan atas nama penerima manfaat, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta memastikan bantuan tidak tumpang tindih dengan program yang bersumber dari anggaran APBN maupun APBD.

Melalui program tersebut, BRI Peduli berharap perbaikan kualitas hunian dapat ikut mendukung upaya pencegahan stunting sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih layak dan sehat bagi keluarga penerima manfaat di Kabupaten Ciamis.

Dengan hunian yang lebih baik, diharapkan tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal sehingga turut mendukung lahirnya generasi penerus yang sehat dan bebas stunting. (JAE)