KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Semangat bela negara tidak lagi hanya dimaknai sebagai upaya menjaga pertahanan dan keamanan. Di Jawa Barat, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) mulai membawa semangat tersebut ke persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah.
Gagasan itu digaungkan dalam momentum HUT ke-48 FKPPI tahun 2026.
Organisasi tersebut menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum konsolidasi sekaligus memperluas kontribusi yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat.
Salah satunya melalui program NGUPAH, akronim dari Ngurus Sampah.
Ketua Panitia HUT ke-48 FKPPI sekaligus Wakil Ketua FKPPI Jawa Barat, Muhammad Farid, S.Sos., M.I.Kom., mengatakan persoalan lingkungan kini menjadi salah satu fokus baru dalam implementasi semangat bela negara.
“Praktik bela negara kita, faktor lingkungan yang menjadi fokus. Salah satunya menjaga lingkungan melalui program NGUPAH,” ujar Farid di sela-sela HUT ke-48 FKPPI di Kompleks DPRD Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).
Menurut Farid, program NGUPAH diperkuat melalui kerja sama dengan komunitas yang bergerak di bidang pengelolaan sampah. Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua PD 10 FKPPI Jawa Barat, Prof. Dadang Rahmat Hidayat, menegaskan pentingnya organisasi melakukan introspeksi dan evaluasi agar tetap relevan dengan perkembangan persoalan di tengah masyarakat.
Menurutnya, tantangan FKPPI saat ini bukan semata mempertahankan eksistensi dan melakukan kaderisasi, tetapi juga memastikan keberadaan organisasi benar-benar memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
“Umur lagi, kita sudah tidak boleh melupakan kedudukan kita sebagai organisasi untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ucap Dadang Rahmat.
Ia mengatakan persoalan sampah tidak hanya menjadi masalah Kota Bandung. Persoalan serupa juga menjadi tantangan di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Bahkan, kata dia, sejumlah daerah mulai menunjukkan inisiatif dalam penanganan sampah, di antaranya Cirebon, Cimahi dan Lembang.
Karena itu, FKPPI berharap program NGUPAH dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan jajaran organisasi di berbagai daerah.
Gerakan tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk kontribusi konkret FKPPI dalam membantu pemerintah menghadapi persoalan lingkungan, sekaligus menerjemahkan semangat bela negara dalam bentuk yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Rangkaian HUT ke-48 FKPPI PD 10 Jawa Barat sendiri diisi sejumlah kegiatan. Di antaranya donor darah, ziarah dan tabur bunga, hingga touring ziarah ke makam para pendiri serta mantan Ketua FKPPI Jawa Barat.(AM)









