POLITIK

Golkar Panaskan Mesin Politik, Konsolidasi Pemenangan 2029 Diperkuat hingga Akar Rumput

×

Golkar Panaskan Mesin Politik, Konsolidasi Pemenangan 2029 Diperkuat hingga Akar Rumput

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Partai Golkar menargetkan penambahan jumlah kursi legislatif di seluruh tingkatan pada pemilu mendatang.

Untuk mencapai target tersebut, partai berlambang pohon beringin ini mulai memetakan daerah pemilihan (dapil) yang dinilai rawan sekaligus memiliki potensi penambahan kursi.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan pemetaan dilakukan berdasarkan hasil pemilu sebelumnya. Analisis tersebut selanjutnya akan diperkuat dengan data dinamis, termasuk hasil pilkada dan survei terbaru.

Hal itu disampaikan Sarmuji dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Hotel Pullman, Bandung, pada 10–12 Oktober 2026.

Menurut Sarmuji, penguatan strategi politik tidak cukup hanya dilakukan melalui koordinasi di tingkat pusat. Partai juga perlu mendekatkan anggota fraksi dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di daerah.

“Kita tidak memusatkan rakor dan bimtek di Jakarta saja, tetapi menyebarkannya ke berbagai daerah untuk mendekatkan anggota fraksi dengan persoalan-persoalan yang ada di daerah,” ujar Sarmuji.

Ia menegaskan, anggota fraksi harus memahami kebutuhan masyarakat, memperjuangkan aspirasi rakyat, serta menjaga komunikasi agar tetap terhubung dengan konstituen.

Bagi Golkar, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Selain membahas penguatan internal partai, kegiatan bimtek juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebagai bagian dari koalisi pemerintah, Golkar menginstruksikan anggota fraksinya di berbagai daerah untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah agar visi dan misi presiden dapat berjalan hingga akhir masa pemerintahan pada 2029.

“Dukungan terhadap pemerintah Prabowo-Gibran bukan hanya terpusat di Jakarta. Sampai ke daerah-daerah, kita instruksikan untuk mendukung program-program pemerintahan,” kata Sarmuji.

Pemetaan Dapil Jadi Dasar Strategi
Dalam menghadapi pemilu mendatang, Golkar juga mulai mengidentifikasi daerah pemilihan yang memerlukan penguatan serta wilayah yang dinilai memiliki peluang untuk menambah keterwakilan di parlemen.

Sarmuji menyebut, hasil pemilu sebelumnya menjadi dasar awal untuk menyusun peta politik. Namun, pemetaan tersebut akan terus diperbarui dengan mempertimbangkan perkembangan terbaru di lapangan.

Data hasil pilkada dan survei terkini akan digunakan untuk memperkuat analisis, baik pada dapil yang membutuhkan perhatian khusus maupun dapil yang memiliki potensi pertumbuhan perolehan kursi.

“Target-targetnya untuk DPR RI kita tambah kursi. Pokoknya, di masing-masing tingkatan, kita akan berusaha menambah kursi,” tegasnya.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan, Wihaji memberikan penekanan dan instruksi tegas terkait cetak biru pemenangan partai yang harus segera dieksekusi oleh seluruh elemen yang hadir.
‎
‎”Kita tidak memiliki waktu untuk bersantai. Kemenangan Partai Golkar di 2029 tidak akan jatuh dari langit, melainkan dibangun lewat keringat dan kerja keras kita hari ini. Karena itu, konsolidasi wajib dilakukan secara berjenjang, masif, dan berkelanjutan,” tegas Wihaji.
‎
‎Lebih lanjut, ia meminta agar pergerakan struktur dan para tokoh partai, baik di legislatif maupun eksekutif, benar-benar menyentuh urat nadi masyarakat terbawah, sejalan dengan visi membangun kekuatan dari tingkat keluarga dan akar rumput.

Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran segera turun ke lapangan dan memastikan terbentuknya jaringan pemenangan yang solid.
‎
‎”Saya minta seluruh kader turun langsung menjangkau akar rumput. Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti di tingkat Kabupaten atau Kecamatan, tetapi harus menembus hingga ke tingkat Desa/Kelurahan, RW, dan RT. Jaringan ini adalah garda terdepan kita untuk merebut hati rakyat,” tambahnya (***)