BOGOR, KAPOL.ID – Jajaran Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat terus menggencarkan perburuan terhadap para pelaku peredaran narkoba dan obat keras terbatas (OKT) melalui gelaran Operasi Antik Lodaya 2026.
Teranyar, seorang pria bernama Faisal tak berkutik saat diringkus petugas di Kampung Pilar, Kelurahan Sindangbarang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (16/10/2026). Ia diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran obat keras jenis Tramadol.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengungkapkan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari adanya laporan dan informasi dari masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi obat-obatan terlarang di wilayah tersebut.
”Menindaklanjuti informasi warga, tim operasional langsung bergerak melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi. Petugas kemudian mengamankan seorang pria yang mencurigakan di sekitar TKP,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan di lokasi, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 300 butir obat keras jenis Tramadol serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk bertransaksi.
Guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke Kantor Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bogor Kota.
Kombes Pol. Hendra menegaskan, tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengikis habis peredaran gelap narkoba maupun obat keras terlarang di wilayah hukum Polda Jabar.
”Polda Jabar bersama jajaran tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba dan obat-obatan ilegal. Kami juga mengimbau serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi jika melihat ada aktivitas mencurigakan di lingkungannya,” tegasnya.
Sinergi antara jajaran kepolisian dan elemen masyarakat, lanjut Hendra, menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran obat ilegal demi menyelamatkan masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan berbahaya.
Melalui Operasi Antik Lodaya 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas, keamanan, serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Jawa Barat. ***






