KANAL

Lapangan Serbaguna di Perum Sirnagalih Tasik Terkinclong se-Tasik

×

Lapangan Serbaguna di Perum Sirnagalih Tasik Terkinclong se-Tasik

Sebarkan artikel ini
Lapangan serbaguna Perum Sirnagalih Indihiang Kota Tasikmalaya usai direnovasi pemerintah setempat baru-baru ini.*

KAPOL.ID –
Ada pemandangan berbeda di Lapangan Serbaguna Perum Sirnagalih Indihiang Kota Tasikmalaya. Dari sebelumnya lapang tanah, kini terlihat kinclong.

Ada yang mengatakan dari kejauhan seperti kolam renang. Adapula yang menyebut lapangan termegah di antara perumahan se-Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulillah baru selesai direnovasi oleh pemerintah melalui bantuan DPRD. Mungkin karena dilapis epoxy ya, jadi kinclong banget.”

“Sebagai perwakilan warga, kami sangat berterima kasih kepada semua yang sudah membantu,” ujar Ketua RT 02/07 Perum Sirnagalih Indihiang, Dony Romdony, S. Kom, Senin (19/10/2026).

Ia mengatakan, mulanya lapangan tersebut beralaskan tanah. Saat musim kemarau, debunya terasa tebal. Sementara musim hujan, belok alias becek. Apalagi saat digunakan warga sepak bola atau voli.

Selama kurang lebih sebulan terakhir, lapangan tersebut dibangun ulang oleh pemerintah melalui bantuan anggota DPRD Bagas Suryono.

“Sudah hampir beres pembangunannya. Tinggal menunggu saja sampai bisa digunakan. Selain sepak bola dan voli, juga bisa dipergunakan warga main basket,” katanya.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Bagas Suryono menuturkan, perbaikan tersebut hasil aspirasi masyarakat setempat beberapa tahun ke belakang.

Namun karena ada kendala status lahan belum diserahkan ke pemerintah, membuat realisasi pembangunan baru bisa dilakukan tahun ini.

“Selain ketersediaan anggaran, dulu itu fasum fasosnya belum diserahkan ke pemerintah. Tahun 2024 alhamdulillah sudah, makanya baru bisa terealisasi,” kata politisi PAN ini.

Ia mengaku bersyukur lapangan tersebut mendapat label terkinclong diantara perumahan se-Kota Tasikmalaya. Mulanya aspirasi warga itu untuk menjadikan lapangan minisocer.

“Biasanya lapangan seperti ini kan hanya coran biasa atau aspal tanpa dilapis epoxy. Yang ini memang dilapis, dan bisa menjadi lapangan serbaguna.”

“Pesan saya dirawat sebaik-baiknya dan menjadi manfaat bagi masyarakat setempat,” kata Bagas.***