KAPOL.ID – Persaingan industri laptop tak lagi hanya soal kecanggihan teknologi. Ketahanan perangkat dan layanan purnajual menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan konsumen di tengah kebutuhan komputasi yang terus berkembang.
Hal itu ditegaskan ASUS dalam kegiatan ASUS No.1 Quality & Service Media Gathering Bandung 2026 di Ballroom 1 Hilton Hotel Bandung, Kamis (22/10/2026). Selain memperkuat layanan purnajual, ASUS turut memperkenalkan pengembangan laptop berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu memproses sejumlah pekerjaan secara lokal tanpa harus selalu terhubung ke internet.
Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan kepercayaan konsumen yang telah terbangun selama lebih dari satu dekade menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan.
“Kepercayaan konsumen Indonesia terhadap ASUS selama lebih dari satu dekade terakhir mendorong kami untuk terus memperkuat standar kualitas dan layanan purnajual,” ujar Lenny.
Menurutnya, melalui program No.1 Quality & Service, ASUS berupaya memastikan setiap perangkat mampu menunjang aktivitas pengguna, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga pekerjaan profesional.
“Melalui program No.1 Quality & Service, kami memastikan setiap laptop ASUS, mulai dari ASUS ProArt, ASUS Zenbook, hingga ASUS Vivobook, teruji tangguh menghadapi aktivitas harian penggunanya di Bandung dan seluruh Indonesia,” katanya.
Uji Ketahanan hingga Perlindungan Garansi
Untuk membuktikan ketangguhan produknya, ASUS memperlihatkan sejumlah demonstrasi pengujian yang mengacu pada standar militer MIL-STD 810H.
Pengujian tersebut mencakup ketahanan terhadap guncangan, suhu ekstrem, kelembapan hingga tekanan udara rendah.
Tak hanya mengandalkan ketahanan perangkat, ASUS juga memperluas perlindungan garansi bagi sejumlah lini produknya.
Seri ProArt, Zenbook, Vivobook S Series dan Vivobook Flip memperoleh garansi internasional hingga tiga tahun serta ASUS VIP Perfect Warranty (ADP) hingga tiga tahun. Sementara Vivobook Classic mendapatkan garansi internasional dan perlindungan ADP hingga dua tahun.
ASUS juga mengklaim telah memperluas jaringan layanan menjadi 141 titik servis resmi di Indonesia. Cakupan garansi internasionalnya menjangkau lebih dari 90 negara.
Khusus pengguna Zenbook, ProArt dan ROG, tersedia layanan ASUS Premium Service yang mencakup jalur servis khusus, antar-jemput perangkat hingga perawatan laptop melalui fasilitas Laptop Spa.
Penguatan layanan tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan memberikan kemudahan kepada konsumen ketika perangkat mengalami kendala.
Laptop AI Tak Harus Selalu Terhubung Internet
Di sisi teknologi, ASUS mulai mendorong pemanfaatan AI yang dapat dijalankan langsung di perangkat. Pendekatan ini memungkinkan sejumlah pekerjaan diproses secara lokal tanpa harus terus-menerus mengandalkan layanan berbasis cloud.
Salah satu perangkat yang diperkenalkan adalah ASUS ProArt P14 dan P16 pada 20 Oktober 2026. Kedua laptop yang menyasar kreator profesional tersebut dibekali layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED dan NVIDIA RTX Spark™, dengan Unified Memory masing-masing 64 GB untuk P14 dan 128 GB pada P16.
Dalam demonstrasi, ASUS memperlihatkan kemampuan Hermes Agent untuk membaca berkas proyek, merangkum arahan klien hingga menyusun draf naskah dan takarir ke dalam berkas baru.
Pemrosesan AI secara lokal ini ditujukan untuk membantu kreator mempercepat pekerjaan, sekaligus memberi pilihan dalam mengolah data tanpa selalu bergantung pada koneksi internet.
ASUS turut menampilkan DaVinci Resolve Studio untuk mendukung proses kreatif, termasuk pengolahan video beresolusi tinggi.
Dari sisi mobilitas, ProArt P14 memiliki bobot sekitar 1,4 kilogram, sedangkan P16 sekitar 1,7 kilogram. Keduanya diklaim telah melewati pengujian ketahanan MIL-STD 810H serta memperoleh garansi internasional dan ASUS VIP Perfect Warranty hingga tiga tahun.
Pengembangan AI juga diterapkan pada sejumlah laptop Zenbook dan Vivobook S Series melalui Neural Processing Unit (NPU) dengan performa lebih dari 50 TOPS, bahkan mencapai 80 TOPS pada varian tertinggi.
Selain itu, ASUS menghadirkan Virtual Assistant OMNI yang dapat beroperasi secara offline serta platform AI Agent ASUS Zenni Claw untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan secara bertahap.
Personalisasi untuk Beragam Kebutuhan
Di luar performa dan kecerdasan buatan, ASUS turut menawarkan konsep Pick Your Vibe yang mengedepankan personalisasi melalui pilihan warna dan aksesori.
Vivobook 14 dan Vivobook Go 14 tersedia dalam tiga varian warna. Sementara Marshmallow Keyboard KW100 dan Marshmallow Mouse MD100 hadir dengan pilihan warna pastel.
ASUS juga menawarkan SmartO Mouse MD200 yang mengusung desain ergonomis, sandaran ibu jari dan sensor presisi tinggi.
Melalui pengembangan produk dan penguatan layanan tersebut, ASUS menyasar kebutuhan pengguna yang semakin beragam, mulai dari pelajar, pekerja hingga kreator profesional.
Pada akhirnya, kecanggihan AI bukan satu-satunya ukuran dalam persaingan industri laptop. Ketahanan perangkat, kemudahan penggunaan serta kepastian layanan ketika terjadi masalah tetap menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam menentukan pilihan. (AM)







