PESANTREN

Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional

×

Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID — Momen peringatan Hari Santri tahun ini dirasakan kian istimewa bagi Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut.

Pasalnya, para santri murid sukses mempersembahkan “kado indah” berupa deretan prestasi membanggakan tingkat nasional dari dua ajang berbeda, yakni Kompetisi Matematika Nasional (KMN) UPI dan Olimpiade PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Capaian manis yang diraih secara berdekatan pada pertengahan Oktober 2026 ini menjadi pemantik semangat sekaligus cerminan nyata dari jiwa santri modern yang adaptif, unggul di bidang sains, serta berdaya saing tinggi dalam ilmu keagamaan.

Pada ajang Kompetisi Matematika Nasional (KMN) yang diselenggarakan oleh Gema Mahasiswa Matematika (GMM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 2026, Derizza Ihsanulfadillah berhasil meraih Juara 3.

Pengumuman resmi capaian tersebut dirilis pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Mr. Budi Firmansyah selaku guru pembina olimpiade menyampaikan bahwa prestasi Derizza merupakan hasil dari ketekunan dan proses belajar yang panjang.

“Capaian Ananda Derizza di KMN UPI 2026 ini adalah buah dari ketekunan dan proses belajar yang panjang. Raihan Juara III ini harapannya bisa menjadi pemicu semangat bagi seluruh santri untuk terus percaya diri dan berani bersaing di ajang nasional, khususnya pada disiplin ilmu sains dan matematika,” ungkap Mr. Budi Firmansyah.

Prestasi lainnya datang dari Olimpiade PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Berdasarkan pengumuman pada 14 Oktober 2026, santri murid Al Mashduqi IIBS Garut berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu dalam kompetisi tersebut.

Empat santri murid meraih medali emas sekaligus memperoleh kesempatan melaju ke babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 28 Oktober 2026.

Keempatnya adalah Fatiya Vira Rahima dari grade VI, Muhammad Fachri Atallah dan Nazeefah Khairunnisa dari grade IV, serta Mohammad Sya’ban Rizqi Al-Halali dari grade V.

Adapun raihan Silver Medal berhasil disumbangkan oleh dua santri murid, yakni Muhammad Ashdiqul Amin (Grade VI) dan Annisa Intan Zahirah (Grade  V).

Sementara itu, deretan Bronze Medal sukses diboyong oleh 13 santri murid, yaitu Dhefara Nafsa Arifa (Grade  IV), Andini Nuraeni (Grade  V), Alya Khalifa (Grade  VI), Safa’atul Mubarokah (Grade IV), Raisya Fakhira (Grade V), Rozwa Salsabila (Grade V), Nida Syahidah (Grade IV), Adam Yuda Nugraha (Grade V), Keyzha Aura (Grade IV), Raihan Azhar Alfi Ramadhan (Grade IV), Hariyansah Yasin (Grade VI), Muhammad Ghailan (Grade IV), serta Dalfa Nurul Mulkiyah (Grade IV).

Ms. Vindy selaku guru pembina Olimpiade PAI mengungkapkan rasa syukur atas capaian para santri murid.

Menurutnya, prestasi tersebut terasa semakin bermakna karena hadir dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional.

“Alhamdulillah, hasil dari Olimpiade PAI UIN Jakarta ini sangat membanggakan. Deretan prestasi ini terasa makin bermakna karena diraih bertepatan dengan suasana momentum Hari Santri, menjadi kado indah sekaligus bukti bahwa semangat belajar santri terus membara. Untuk empat santri pemenang Gold Medal, kami fokus melakukan pemantapan materi agar mereka siap tampil maksimal di babak Grand Final pada 28 Oktober mendatang,” tutur Ms. Vindy.

Momentum Hari Santri Nasional bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengenang peran santri dalam perjalanan bangsa, tetapi juga untuk mengapresiasi ikhtiar santri masa kini dalam menuntut ilmu, memperkuat pemahaman agama, dan mengembangkan diri.***