KAPOL.ID – Polda Jawa Barat resmi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 selama 14 hari ke depan, terhitung mulai Senin 26 Oktober hingga 8 November 2026 mendatang.
Sebanyak 1.969 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal ketertiban dan kelancaran lalu lintas, baik di ruas jalan tol maupun jalur arteri di seluruh wilayah hukum Jawa Barat.
Pelaksanaan operasi diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Kota Bandung, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wakapolda Jabar Brigjen Rachmad Iswan Nusi, yang membacakan amanat tertulis Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki.
Dalam amanatnya, Wakapolda menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh personel pendukung beserta sarana dan prasarana penunjang.
”Apel gelar pasukan ini merupakan sarana strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus menyatukan komitmen seluruh jajaran agar operasi berjalan optimal,” ujar Rachmad saat membacakan amanat Kapolda Jabar.
Dari total 1.969 personel yang disiagakan, gabungan tersebut terdiri atas 480 personel Satgas Polda Jabar serta 1.489 personel Satgas dari jajaran Polres se-Jawa Barat.
Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, Operasi Patuh Lodaya kali ini lebih menekankan pendekatan humanistis.
”Tujuan utama dari penyiapan pasukan ini adalah untuk mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif guna menekan angka kecelakaan di jalan raya,” pungkasnya. (JM)












