KAPOL.ID –
Medio tahun 1990-2000-an, Pondok Halimum (PH) Sukabumi dikenal sebagai objek wisata yang digandrungi wisatawan. Tak hanya wisatawan lokal, juga sering dikunjungi wisatawan mancanegara.
Hanya berjarak 11 km dari pusat Kota Sukabumi, suasana pegunungan yang indah dan sejuk mudah dirasakan pengunjung. Dari tempat parkir, dapat mencapai Curug Cibeureum dengan berjalan kaki. Belum lagi tempat penangkaran burung elang jawa dan lokasi perkemahan.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir ketenaran Pondok Halimun seakan memudar. Seiring dengan rusaknya infrastruktur menuju lokasi di Kecamatan/Kabupaten Sukabumi ini.
“Dulu iya sering kesini walaupun jalannya yang sempit dan hanya bisa dilalui satu mobil. Akhir-akhir ini jalan menuju lokasi jelek, jadi malas deh kesini,” kata salah seorang pengunjung, Achmad asal Kota Sukabumi.
Ia berharap pemerintah setempat memoles tempat wisata yang sudah melegenda tersebut. Terlebih tidak terlalu jauh dari pusat Kota Sukabumi dan akses cenderung mudah ketimbang objek lainnya.
“Dulu memang jadi favorit, pemandangannya bikin segar, apalagi udaranya yang masih khas pegunungan. Kalau jalannya bagus, mungkin banyak orang juga yang mau ke sini,” katanya.
Pengelola Objek Wisata PH Sukabumi, Somantri mengatakan, berkurangnya pengunjung terjadi sejak 10 tahun terakhir. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara berkurang drastis.
“Paling hanya 30 persen dari dulu saat masih tenar. Sekarang pengunjung mah bisa dihitung, itu juga kebanyakan warga setempat yang berjogging atau jalan kaki dan mampir kesini,” kata Bima sapaan akrab Somantri.
“Memang benar dulu objek wisata PH ini ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Entah kenapa sekarang sudah sepuluh tahun terakhir ini sepi pengunjung. Fasilitas objek wisata ini telah dilengkapi dengan fasilitas penerangan, penginapan, dan sanitasi WC yang lebih bersih,” ujarnya. ***






