KAPOL.ID –
Bantuan sosial (bansos) bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya untuk 17.590 Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) sempat menimbulkan kegaduhan masyarakat.
Mulai dari dobel penerima bantuan, hingga sudah terjadwal oleh PT. Pos namun belum bisa diterima oleh masyarakat.
Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman memastikan sumber persoalan dari input data. Dan besok, warga terdampak covid-19 sudah bisa menerima bantuan seluruhnya.
“Dari total 17.590 KRTS sudah rampung semua validasinya. Kemarin memang ada sisa 5.175 yang menggantung dari validitas data sehingga belum bisa dicairkan,” katanya, Kamis (14/5/2020).
Setelah dirunut satu persatu oleh Dinsos-Disduk, hanya 527 KRTS yang tidak bisa dicairkan sebab dobel slot bantuan serta identitas ganda.
“Komitmen kita satu KK itu dapat satu bantuan. Sedangkan bantuan itu ada dari pusat dan provinsi. Ini perlu kita kawal bersama,” ujarnya.
Jika dipersentasekan dari slot APBD Kota, 97 persen dari 17.590 KRTS terdisribusi. Minus penerima dobel bantuan dan pencairan susulan terakhir sebanyak 614 KRTS paling lambat besok.
Ia meminta masyarakat melaporkan jika ada yang memang berhak menerima bantuan namun belum terdata sama sekali melalui kelurahan.
Sebab gelombang bantuan masih terus datang mulai dari tahap dua Pemprov Jabar sebesar 35 ribu KRTS dan 51 ribuan dari Kemensos RI.
“Dari Jabar informasinya besok, bentuknya tunai plus sembako. Yang dari Kemensos ini yang belum ada informasi kapan didistribusikan,” kata Budi.
Ketika ditanya terkait dobel slot bantuan, ia mengatakan pemerintah pusat memiliki kebijakan perluasan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebesar 19 ribuan.
Karena saat pendataan waktunya hanya tiga hari, banyak yang tidak tersortir juga validitas datanya. Mayoritas dobel dengan penerima PKH dan BPNT.
“Kita temukan NIK yang harusnya 16 digit, di data ada yang lebih, adapula yang kurang. Bahkan ada yang lima digit,” katanya.
“Ini momen yang tepat untuk perbaikan data kependudukan serta database di pemerintah. Walaupun membutuhkan waktu, tapi kita harus menjadi lebih baik,” tambahnya. ***






