WISATA

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mesti Perang dengan Covid-19

×

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mesti Perang dengan Covid-19

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah dan Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian pariwisata dan ekonomi kreatif, Sabtu (3/10/2020). (Foto: kapol.id/Amin R. Islanadar)

KAPOL.ID–Pandemi Covid-19 menyisakan dilema ekonomi. Pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif misalnya, di satu sisi situasi menuntut untuk menekan laju penyebaran Covid-19, sentara di sisi lain perekonomian harus bangkit kembali.

Untuk mengatasi dilema tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bersinergi dengan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berupaya mensosialisasikan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, kelestarian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Panitia acara yang digelar di Hotel Horison Kota Tasikmalaya pada Sabtu (3/10/2020) tersebut mengundang banyak pihak. Antara lain jajaran SKPD terkait dan pejabat kecamatan yang di wilayahnya terdapat tempat wisata. Acara sendiri digelar untuk memastikan setiap pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selalu berperang melawan Covid-19.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak semua sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, agar bersama-sama melawan penyebaran Covid-19. Caranya ya dengan melaksanakan protokol kesehatan secara benar. Juga taat menerapkan tiga hal utama: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ujar anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah.

Untuk merealisasikannya, kata Ferdiansyah, tentu perlu ada kerja sama dari berbagai pihak. Mulai dari penganpu kebijakan, pelaku usaha, hingga pengunjung pariwisata dan penikmat ekonomi kreatif. Yang terpenting lagi konsistensi dalan melakukan berbagai kegiatan secara aman.

“Kegiatan ini juga kan programnya CHSE. Jadi, Tasikmalaya harus menjadi kota unggulan dengan Kota Resik-nya, serta harus menjadi kota kebersihan; baik kota maupun kabupaten,” sambung Ferdiansyah.

Ferdiansyah juga mengaku bahwa untuk wilayah Tasikmalaya, pihaknya sudah membantu permodalan bagi sekitar 7.000 orang pelaku ekonomi kreatif. Bantuan tersebut sebagai kepedulian sekaligus stimulan agar dapat membangkitkan kembali sektor perekonomian.

“Saya tidak hapal untuk kota berapa dan untuk kabupaten berapa. Pokoknya, sekitar 7.000 orang itu satu dapil, wilayah Jabar XI,” tandasnya.

—- Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment —-
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web: https://kapol.tv
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id
Portal Inside : https://kapol.id/