SOSIAL

LP2M-PMP Unsil Salurkan Bantuan Alat Protokol Covid-19 ke Pondok Pesantren

×

LP2M-PMP Unsil Salurkan Bantuan Alat Protokol Covid-19 ke Pondok Pesantren

Sebarkan artikel ini
Ketua tim dari LP2M-PMP Unsil, Dr. Yusep Rafiqi menyerahkan bantuan alat kesehatan protokol Covid-19 kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid dan Al-Furqon. Katanya, itu bagian dari kepedulian LP2M-PMP Unsil untuk masyarakat. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID–Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2M-PMP) Universitas Siliwangi (Unsil) menyalurkan bantuan alat protokol kesehatan Covid-19 ke pondok pesantren Muhammadiyah, Senin (23/11/2020).

Bantuan tersebut diberikan kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid dan Al-Furqon. Tim LP2M-PMP Unsil yang diketuai oleh Dr. Yusep Rafiqi itu secara resmi menyerahkan bantuan di Kampus 2 Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid, Jl. Ciawang No. 34, Desa Arjasari, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya.

Sebelum menyerahkan bantuan, tim yang terdiri atas empat orang dosen yaitu Dr. Yusep Rafiqi Ketua tim dari LP2M-PMP Unsil, Dr. Yusep Rafiqi menyerahkan bantuan alat kesehatan protokol Covid-19 kepada Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid dan Al-Furqon. Katanya, itu bagian dari kepedulian LP2M-PMP Unsil untuk masyarakat. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

; Andy Muharry, S.K.M., M.P.H.; Agus Ahmad Nasrulloh, S.E.I., M.E.Sy.; dan Gary Raya Prima, S.Pd., M.T. itu juga memberi penyuluhan Covid-19 kepada para Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah ( PR IPM) di lingkungan Pesantren At-Tajdid.

“Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kampus kami terhadap pondok pesantren yang masih melangsungkan kegiatan belajar mengajar di musim pandemi Covid-19. Kami menyakurkan sebanyak 65 botol hand sanitizer, 79 botol sabun cair, ratusan masker, dan lima unit alat pencuci tangan,” ujar Ketua Tim, Dr. Yusep.

Unsil sendiri, kata Dr. Yusep, membentuk puluhan kelompok. Sehingga ada kemungkinan lembaga pendidikan lain, selain pesantren At-Tajdid dan Al-Furqon, juga mendapat bantuan yang sama. Hanya saja dari kelompok yang lain lagi.

“Jadi kelompok-kelompok tersebut terdiri dari dosen dan mahasiswa yang mendapatkan dana dari kampus (Unsil) untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat,” sambungnya.

Dengan disalurkannya bantuan alat-alat kesetahan protokol Covid-19 itu, Dr. Yusep berharap santri di pesantren-pesantren atau lembaga pendidikan-lembaga pendidikan yang masih aktif melangsungkan kegiatan belajar-mengajar agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Karena eskalasi Covid-19 ini tetap naik, tidak menunjukkan tren menurun. Sehingga kami berinisiatip untuk melakukan kegiatan ini,” Dr. Yusep menandaskan.

Di pihak lain, Ustad Evan Bagusmas atas nama pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid menghaturkan banyak terima kasih atas bantuan dari LP2M-PMP Unsil. Sebab alat kesehatan protokol Covid-19 jelas akan sangat bermanfaat untuk kegiatan lembaga yang dipimpinnya.

“Insya Allah ini bukan hanya akan kami menfaatkan sebaik mungkin, tetap juga akan kami jaga. Tentu akan sangat berguna bagi para santri, termauk bagi guru dan karyawan,” kata Ustad Evan.

Begitupun perwakilan dari Pondok Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon, M. Mabrudy menghaturkan banyak terima kasih. Ia bahkan mendoakan untuk kebaikan dan kemajuan Unsil secara keseluruhan.

“Mudah-mudahan ini menjadi amal saleh bagi pihak Unsil. Mudah-mudahan juga program ini bisa berlanjut, khususnya terkait dengan sarana dan prasarana pesantren. Kemudian ini akan menjadi bermanfaat baik bagi kami, khususnya untuk Unsil sendiri,” tandas M. Mabrudy.