HUKUM

Ibang Lukman Nurdin: Kasus Penembakan Anggota FPI, Pelanggaran HAM

×

Ibang Lukman Nurdin: Kasus Penembakan Anggota FPI, Pelanggaran HAM

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Ratusan massa pendukung Habib Rizieq Shihab yang mengaku dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Garut, Senin (14/12/2020) sekitar pukul 14.30 WIB, mendatangi Mapolres Garut di Jl. Sudirman.

Tujuannya, meminta aparat kepolisian untuk menangkap mereka.

Seperti diutarakan Koordinator Aksi, Ibang Lukman Nurdin, aksi ratusan massa dari berbagai organisasi masyarakat ke Mapolres Garut tujan utamanya menuntut kasus penembakan terhadap enam anggota FPI yang dinilainya jelas merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Padahal lanjut Ibang, kesehariannya, mereka seringkali membicarakan pancasila dan konstitusi, tapi pada kenyataanya, mereka sendiri yang telah melanggarnya.

Dalam aksinya Ibang pun menuntut agar aparat kepolisian bisa segera mengusut kematian enam anggota FPI dan segera dibentuk tim independen.

“Karena mereka tidak menghentikan bentuk pelanggaran HAM, siapa pun yang terlibat dalam peristiwa itu termasuk Polri agar bisa diproses dan dipecat,” tegasnya.

Keduanya, Ibang meminta agar Habib Rizieq beserta habib-habib lainnya yang telah menjadi korban rezim penguasa segera dikeluarkan.

Aksi ratusan masa dibawah koordinator Ibang Lukman diawali dari Alun-Alun Garut kemudian berjalan kaki menuju Mapolres Garut.

Rencana mereka tentu ingin bertemu langsung dengan Kapolres Garut.

Karena pintu gerbang halaman Mapolres telah dijaga ketat petugas kepolisian, maka mereka pun hanya bisa berkumpul di depan pintu gerbang.

Setelah dilakukan negosiasi antara kedua belah pihak, maka aparat keplisian hanya mempersilahkan perwakilan mereka yang boleh masuk.

Menanggapi tuntutan yang diutarakan koordinator aksi, Kapolres Garut, AKBP. Adi Benny Cahyono yang disertai Dandim 0611 Garut mengatakan.

Pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan masa terhadap kasus yang menimpa Habib Rizieq. Kapolres pun berjanji aspirasi serta dukungan mereka akan disampaikan kepada Habib Rizieq.

“Apa yang telah terjadi di Jakarta silahkan untuk diproses, tapi kami berharap, situasi di Garut yang kami jaga bisa tetap aman dan kondusif,” katanya. ***