KAPOL.ID-
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf tidak termasuk dalam deretan peserta vaksin yang pertama dilakukan di Kota Tasikmalaya, Jumat (29/01/2021).
Namun yakin vaksin ini tidak ada efek samping dan halal dalam kehidupan.
“Insya Allah vaksin ini sudah halal, diterima oleh BPOM dan juga diyakini bakal memutus penyebaran covid-19,” terangnya saat peluncuran vaksin covid-19 di Puskesmas Kersanegara.
Ia berharap, secepatnya masyarakat juga mendapatkan vaksinasi. Begitupula yang memiliki penyakit penyerta.
“Mungkin saja nanti di tahapan selanjutnya,” ucapnya.
Ketika ditanya alasan tidak masuk dalam deretan peserta vaksin, Yusuf mengaku ada penyakit bawaan sehingga belum bisa mendapatkan vaksin di tahap ini.
“Gula darah saya mencapai 220, Insya Allah masuk pada tahap 3.”
“Karena secara prinsip saya sangat siap di-vaksin, apapun yang terjadi nanti itu untuk saya,” tandasnya.
Sementara itu, vaksinasi untuk tenaga kesehatan serempak di seluruh rumah sakit dan puskesmas.
“Sudah ada 7.400 dosis, walaupun baru 3 ribuan tenaga kesehatan yang mendapat e-ticket.”
“Karena setiap nakes itu mendapat dua kali vaksin,” kata Kabid P2P Dinkes Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra.***












