KAPOL.ID – Pemuda Pelopor Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Indrawan menandaskan Pemuda Pancasila harus jadi peneduh saat ada informasi memicu masyarakat gaduh.
Ungkapan itu disampaikan saat menjadi pemateri penguatan nilai-nilai Pancasila yang digelar Koti Mahaditana Pemuda Pancasila di Pantai Cipatujah, tempo hari.
Menurut Nanang, kegaduhan yang terjadi berpotensi menimbulkan polarisasi, bahkan terkooptasi kepentingan-kepentingan nasional sehingga pembangunan yang sifatnya lokal terbengkalai.
“Pemuda Pancasila harus menjadi harda utama dalam membangun suprastruktur, mengajak masyarakat untuk sama-sama belajar dan berikhtuar supaya kecintaan terhadap pancasila tidak hanya dalam simbol-simbol semata, tetapi nilai-nilainya merasuk dalam setiap pedoman kerja-kerja perbaikan negara,” katanya Sabtu (10/4/2021).
Nanang menegaskan Pemuda Pancasila adalah organisasi yang membawa simbol negara. Tanggungjawab atas keutuhan sebuah negara harus menjadi nilai inti yang ditanamkan dan dijaga.
“Kehadiran Pemuda Pancasila dalam warna kepemudaan Indonesia mesti menjadi obor-obor desa, menyalakan cahaya-cahaya perubahan dari sektor terkecil dan terdekat untuk perubahan dan kemajuan,” ujarnya.
Komandan Inti Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya menuturkan ajang silaturahmi itu digelar untuk membangun kesadaran kolektif anggota Koti Mahatidana dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara dari golongan yang berusaha merusak tatanan sistem negara.
“Sebagai bentuk nyata kecintaan kecil pada negeri, acara silaturahmi diakhiri dengan melaksanakan amal bakti operasi bersih di pantai,” katanya.












