KAPOL.ID –
Mapolsek Indihiang Kota Tasikmalaya sempat geger, Selasa (18/05/2021).
Setelah seorang tahanan kasus dugaan tipu gelap mobil berinisial RH (50) meninggal mendadak di dalam sel.
“Ya, tadi pagi ditemukan tahanan lainnya yang menginformasikan kepada penjaga (sudah meninggal dunia),” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan.
Warga Buah Batu, Kota Bandung ini meninggal dunia diduga terpapar Covid-19 setelah melakukan visum dan tes rapid antigen.
“Untuk anggota Polsek sebanyak 42 orang sudah diswab dan langsung mengisolasi anggota yang jaga serta berinteraksi dengan 12 tahanan lainnya.”
“Tahanan lainnya juga yang satu sel kontak erat, dan yang mengangkat jenazah sudah diswab hasilnya negatif,” jelasnya.
Ia mengatakan pelayanan Mapolsek tetap berjalan dan dilokalisir lokasi yang jadi tempat tahanan meninggal, yaitu area tahanan.
“Tahanan lainnya dipindahkan sementara ke Mapolres dan selnya kita sterilisasi dengan disinfektan. Kondisi terakhir kesehatannya semua tak ada yang sakit,” katanya.
Hasil visum sementara, jelas dia, visual luar tak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan tak ada tanda pukulan benda tumpul.
Jasad RH telah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk divisum Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.
“Berdasarkan informasi dari anggota Kepolisian yang berjaga di sel Polsek Indihiang, tak ada tanda-tanda bahwa tahanan tersebut sedang sakit,” ucapnya.
Terpisah, Kuasa Hukum RH, Damas menuturkan, pihaknya telah menerima kabar bahwa kliennya meninggal dunia tadi pagi sekira pukul 09.00 WIB dari Polsek Indihiang.
“Hasil antigennya juga informasinya positif. Tapi ya kita masih koordinasi dulu dengan pihak keluarganya.”
“Terkait pemakamannya akan di mana, atau di pemakaman khusus Covid masih kita komunikasikan juga dengan penyidik Kepolisian. Pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas kejadian ini,” ucapnya.***






