KAPOL.ID – Yayasan Nurul masakin tempat pembinaan anak yatim berdiri sejak 2009 yang berada di Jl. karasak RT 03 RW 01 Desa Sukarapih Kecamatan Sukasari Kab. Sumedang.
Melatar balakangi sosok ibu seorang yatim dan memiliki sikap penuh dengan kasih sayang terhadap anak-anak yatim, menjadi landasan buah pemikiran Ny. Ibad Badriah, S. Ag. mendirikan Yayasan Yatim Piatu.
Sosok ibu dari anak-anak yatim yang biasa disapa Ibu Ibad mengatakan, yayasannya hanya khusus menampung anak yatim.
Dan, yang terdaftar dikami semuanya berjumlah 90 orang.
“Saat ini kami hanya mampu menampung 25 orang saja yang tinggal di yayasan, sisanya dirumah masing-masing,” ujarnya Sabtu 29 Januari 2022.
Mayoritas dari mereka, anak-anak yang sedang duduk dibangku SMP dan SMA.
“Kami hanya membantu berupa biaya sekolah dan jajan saja, bagi anak yang berada dirumah masing-masing,” ucapnya.
Adapun bagi penerimaan anak baru, itu sangat selektif. Perlu pendekatan psikologis dan mental terhadap anak.
“Bukan berarti kami menutup jalan kebaikan bagi yang lain. Jika diluar kemampuan kami untuk membina anak baru, kami pun dengan berat hati tidak akan menerimanya,” tuturnya.
M. Faisal Alghifari, S.Ag selaku penanggung jawab sekaligus pengasuh anak yatim mengatakan, mereka semua yang di ada dalam binaan kami atau yang tinggal di yayasan.
“Kami berikan fasilitas tempat tinggal khusus yang layak dan nyaman untuk tempat tinggal mereka,” ujarnya.
Adapun agenda kegiatan seusai mengisi waktu sekolah, yakni melaksanakan pengajian seusai salat berjamaah.
Selanjutnya, usai subuh belajar baca dan tulis Alquran, ashar mengkaji ilmu Fiqih, magrib mengaji ilmu tauhid dan isya mengerjakan PR sekolah.
Selain itu, untuk menunjang life skill dan bakat mereka, kami pun adakan kegiatan ekstrakuler disela waktu libur sekolah.
Sementara ini, eskul tersebut yakni menjahit, Outbond dan group sholawat.
“Mudah-mudahan kedepannya bisa ada peningkatan lagi,” ujarnya.
“Saya ingin mereka menjadi orang-orang yang sukses dan bertaqwa dimasa yang akan datang dan bermanfaat bagi agama dan banyak orang,” ujar dia.
Untuk biaya kebutuhan hidup dan keseharian mereka, kami hanya mengandalkan para donatur.
Dan, menyimpan modal/ investasi dipara pengusaha. Lumayan ada pemasukan tambahan. (Den)***
—- Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment —-
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web: https://kapol.tv
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id
Portal Inside : https://kapol.id/









