KAPOL.ID – Gerbong mutasi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang kembali bergerak. Melalui langkah strategis yang dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sebanyak 20 Kepala Sekolah resmi menempati pos baru per akhir Februari 2026.
Langkah ini bukan sekadar rotasi administratif biasa, melainkan upaya besar Pemerintah Daerah untuk mengakhiri masa kekosongan kepemimpinan (Plt) sekaligus melakukan penyegaran organisasi demi mendongkrak mutu pendidikan di Sumedang.
Dinamika perubahan struktur kepemimpinan kali ini mencakup dua jenjang satuan pendidikan utama dengan rincian sebagai berikut:
Sekolah Dasar (SD) 14 Orang Mutasi & Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
SMPN 6 Orang.
Total Keseluruhan 20.
Keputusan ini disambut positif sebagai jawaban atas kebutuhan kepemimpinan yang memiliki “kewenangan mutlak”. Dengan status kepala sekolah definitif, para pejabat baru kini memiliki akses penuh dalam pengambilan keputusan strategis, terutama terkait manajemen internal sekolah dan optimalisasi pengelolaan anggaran.
“Pengisian jabatan ini adalah langkah vital. Kita tidak ingin ada stagnasi karena status Plt. Dengan pejabat definitif, inovasi harus segera melesat,” ungkap kadisdik DR.Eka Ganjar Kurniawan, SE,.MM,Sabtu ( 28/2/2026)
Pasca mutasi dan pelantikan ini, para kepala sekolah memikul tanggung jawab besar untuk langsung tancap gas. Ada tiga agenda utama yang menjadi prioritas di lapangan:
Mengimplementasikan kurikulum nasional secara dinamis dan adaptif.
Meningkatkan standar pengajaran melalui supervisi guru yang lebih terukur.
Membangun komunikasi transparan dengan wali murid guna mendukung program unggulan sekolah.
Dengan resminya perpindahan tugas ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Sumedang, baik di tingkat SD maupun SMP dapat bergerak lebih efektif dalam mencetak generasi emas yang kompetitif dan berkarakter. (Teguh)***












